Satu Desa Dijaga Lima Polisi dan Dua TNI

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 21 Februari 2020 - 15:19:40 WIB   |  dibaca: 94 kali
Satu Desa Dijaga Lima Polisi dan Dua TNI

SOSIALISASI : Dinas Satpol PP Kabupaten Serang bersama instansi terkait menggelar sosialisasi pengamanan pilkada Kabupaten Serang 2020, Kamis (20/2).

SERANG - Pilkada Kabupaten Serang 2020 yang akan digelar September mendatang menjadi perhatian semua pihak agar pelaksanaannya berjalan dengan lancar. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar tim keamanan disiapkan jauh-jauh hari.

Bertempat di ruang ruang rapat KH. Syamun, Pemkab Serang, Kamis (20/2), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar kegiatan sosialisasi pengamanan pilkada Kabupaten Serang 2020. Sosialisasi dihadiri oleh anggota Polri dan anggota TNI. Sosialisasi dilakukan untuk menginformasikan terkait besaran anggaran yang akan digunakan untuk pengamanan pilkada.

Anggaran untuk pengamanan pilkada sendiri sebesar Rp2,9 miliar dan disampaikan secara terbuka agar tidak ada kesalahpahaman antar instansi terkait. “Kebetulan uang pengamanan pilkada dialokasikan kepada instansi kami. Makanya, perlu kami sampaikan agar tidak terjadi misskomunikasi ke depannya,” ujar Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Ajat Sudrajat.

Adapun besaran anggaran Rp2,9 miliar tersebut akan dibagi kepada Polres Serang Kabupaten, Polres Serang Kota, Polres Cilegon, Kodim 0602 Serang, dan Kodim 0623 Cilegon. “Untuk besarannya tidak sama antara instansi yang satu dengan instansi yang lainnya, harus proporsional berdasarkan jumlah desa dan kecamatan yang menjadi kewenangan instansi terkait,” tuturnya.

Selain itu, besaran anggaran untuk TNI dan Polri juga berbeda karena dalam pelaksanaan pengamanan pilkada anggota yang ditugaskan jumlahnya berbeda. “Untuk satu desa personil polrinya lima orang, sedangkan TNI-nya dua orang. Kemudian selain uang yang Rp2,9 miliar itu, ada pos uang untuk surat perintah perjalanan dinas (SPPD) Rp200 juta dan buat linmas Rp500 juta. Jadi totalnya Rp3,6 miliar,” ungkapnya.

Kemudian Dinas Satpol PP juga telah melakukan pemetaan terkait daerah yang rawan terjadi konflik pada Pilkada Kabupaten Serang mendatang. “Ada tiga titik yang kita anggap rawan yakni Kecamatan Kibin, Cikande, dan Ciruas. Rawannya biasanya di DPT (daftar pemilih tetap). Pasti karena tidak ada DPT yang sempurna,” tuturnya.(TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook