Dewan Minta TPS 3R Difungsikan Kembali

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 21 Februari 2020 - 15:30:54 WIB   |  dibaca: 159 kali
 Dewan Minta TPS 3R Difungsikan Kembali

FUNGSIKAN TPS 3R: Aktivitas di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- DPRD Kota Serang meminta agar tempat pembuangan sampah (TPS) 3R (reduce, reuse, recycle) yang ada di setiap kecamatan dapat difungsikan kembali. Hal ini agar permasalahan sampah di Ibukota Provinsi Banten dapat sedikit teratasi.

Anggota DPRD Kota Serang Fatihudin mengatakan, seluruh kecamatan di Kota Serang memiliki TPS 3R. Seharusnya keberadaan TPS 3R itu dapat mengatasi permasalahan sampah di Kota Serang.“Semua kecamatan itu ada TPS 3R. Kalau di Kasemen, saya tahu itu ada di Priyayi. Saya kalau TPS itu menjadi mati karena tidak digunakan,” kata Fatihudin, ditemui di ruang kerjanya DPRD Kota Serang, Kamis (20/2).

Ia mengingatkan kepada pemerintah agar program penyediaan TPS 3R yang dibangun menggunakan anggaran yang cukup besar itu, jangan sampai menjadi hal yang mubazir karena tidak digunakan.“Kalau saya tidak salah itu, biaya untuk satu TPS mulai dari bangunannya sampai alat-alatnya sekitar Rp 500 juta. Nah jangan sampai ini menjadi mubazir karena tidak difungsikan,” ucap dia.

Fatihudin yang juga anggota panitia khusus (pansus) raperda pengelolaan sampah menyebutkan, salah satu poin yang dibahas pada raperda itu adalah mengenai pemaksimalan pengelolaan TPS 3R.“Memang salah satu poin yang kami bahas adalah mengenai TPS 3R ini. Sehingga kami harap, dengan adanya raperda pengelolaan sampah ini, TPS 3R dapat benar-benar berfungsi maksimal,” harapnya.

Ia juga berharap agar mesin pengolah sampah yang ada di TPSA Cilowong, dapat disebar di ke setiap kecamatan, sehingga Cilowong nantinya bukan lagi tempat pembuangan sampah. “Mesin yang dapat mengubah sampah menjadi uap cair, kami harap dapat disebar di setiap kecamatan. Ini kan juga bisa menjadi langkah menuju zero waste, artinya tidak ada lagi yang namanya membuang sampah bertruk-truk ke Cilowong,” ungkap Fatihudin.

Fatihudin juga meminta kepada masyarakat agar dapat mendukung program pemerintah dalam hal menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing. Minimalnya tidak membuang sampah sembarangan.“Kesadaran masyaraka itu ingin agar jangan sampai mereka membudayakan buang sampah sembarangan. Kalau di Surabaya mah buang sampah sembarangan dipidana, kalau di kita mah tidak setega itu,” jelas dia.

Kasi Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Askolani mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Satuan Kerja (Satker) Provinsi Banten, terkait menanyakan data terkait TPS 3R yang ada di Kota Serang.

“Kami pada dasarnya siap, asal dari Satker juga mesti dilibatkan juga, dan ini perlu langkah-langkah untuk mengaktifkan kembali. Kalau sekiranya berkenan mungkin perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pak kadis,” ujar Askolani, melalui pesan via whatsapp (WA) kemarin malam sekitar pukul 19.23. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook