Guru BK Diminta Beradaptasi di Era Milenial

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 27 Februari 2020 - 14:36:57 WIB   |  dibaca: 416 kali
Guru BK Diminta Beradaptasi di Era Milenial

TINGKATKAN MUTU GURU BK :Asda II Pemprov Banten E. Kosasih Samanhudi (tiga dari kiri) foto bersama usai membuka acara Kongres Nasional IV MGBK, Rabu (26/2). Kegiatan tersebut juga diisi seminar nasional bertema pendidikan.

CILEGON, BANTEN RAYA - Mendidik dan membimbing peserta didik di era digital saat ini sangat kontras berbeda dengan kondisi di era tahun 1980 sampai dengan 1990-an. Generasi milenial saat ini lebih akrab dan fasih dengan teknologi berbasis digital dan internet.

Oleh karena itu, para guru, khususnya guru bimbingan dan konseling mesti mampu untuk beradaptasi dengan dunia baru saat ini. "Hal tersebut bertujuan agar pendidikan tetap bisa berselancar di atas gelombang pergeseran kondisi dan zaman. Guru bimbingan dan konseling jangan sampai tenggelam dalam era milenial.

Sistem pendidikan mesti berpacu mengimbangi perubahan," kata Asda II Pemprov Banten Engkos Kosasih Samanhudi saat memberikan sambutan mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim dalam Kongres Nasional Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK), di Joglo Sari Kuring, Rabu (26/2).

Menurutnya, keakraban dan kefasihan dengan teknologi internet merupakan penentu karakteristik generasi milenial, yaitu serba cepat, instan dan menyukai kebaruan. Pergeseran besar-besaran tersebut, dapat diterima dengan mudah oleh generasi milenial."Karena generasi milenial memiliki pandangan yang terbuka dan terbiasa untuk beradabtasi dengan perubahan," ujarnya.

Di lokasi yang sama, ketua pelaksana kegiatan Ai Solihat mengatakan bahwa Kongres Nasional IV MGBK merupakan inisiasi dari MGBK nasional dan Provinsi Banten."Adapun kepanitiaan terdiri dari perwakilan pengurus MGBK Provinsi Banten dan delapan kabupaten/kota yang ada di Banten.

Sedangkan jumlah peserta yang hadir saat ini sebanyak 320 orang, dengan berasal dari Banten, DKI, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Pelambang, Medan, Padang, Kalimantan Tengah, Ambon, Ternate dan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia," ujarnya.

Kegiatan ini, lanjut Ai, akan dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 26 sampai dengan 28 Februari mendatang di dua lokasi yaitu Joglo Sari Kuring Indah dan Hotel Royal Krakatau Cilegon. "Kegiatan ini juga menghadirkan 13 pembicara yang merupakan pakar dan praktisi dibidangnya. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi para peserta," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar MGBK Nasional Samsudin mengatakan, kepengurusan MGBK sangat dinamis. Peserta kongres diharapkan bersedia untuk dicalonkan sebagai pengurus MGBK nasional. "Saya berharap kepengurusan baru mampu mengembangkan organisasi untuk meningkatkan mutu guru BK," harapnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook