Musrembang Kecamatan Diawali di Serpong

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 27 Februari 2020 - 14:40:56 WIB   |  dibaca: 43 kali
Musrembang Kecamatan Diawali di Serpong

TANCAP GAS: walikota Airin Rachmy Diany memberi arahan kepada peserta musrenbang di Serpong, kemarin.

KOTA TANGSEL, BANTEN RAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mulai melaksanakan Musyawarah Rencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan. Diawali di Kecamatan Serpong pada Selasa (25/2) lalu.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, musrenbang kali ini untuk perencanaan pembangunan di 2021, dimana merupakan akhir dari jabatannya memimpin Tangsel. RPJMD akan diselesaikan sampai 2021.

"Untuk penyusunan program kegiatan masih tanggung jawab saya. Kami melakukan percepatan di tahun 2020, sehingga akhir masa jabatan saya, janji sudah selesai dan semua terpenuhi," ujarnya saat memberikan arahan di Aula Kantor Kecamatan Serpong, kemarin.

Airin berharap musrenbang dapat berjalan dengan baik dan ada program skala prioritas. "Saya juga meminta untuk dipastikan seluruh masukan tingkat kelurahan dan kecamatan sudah masuk kedalam sistem," ujarnya.

Di tempat yang sama Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, bahwa musrenbang ini merencanakan aktivitas kegiatan pada 2021 mendatang."Delegasi yang sudah ditunjuk dari kelurahan, saya berharap mampu untuk bisa berfikir dan merencanakan, membawa pemikirannya untuk tahun 2021. Kita diminta untuk berpikir jauh kedepan akan seperti apa," ungkap Benyamin.

Menurutnya yang harus diperhatikan pada musrenbang adalah jumlah penduduk. Karena aktifitas pembangunan yang dilakukan pemerintah tentu harus diperhitungkan.
"Kami berharap apa yang sudah dirumuskan di tingkat kelurahan menjadi prioritas pada perumusan di tingkat kecamatan. Bagaimana kemudian pergerakan masyarakat dari aspek ekonomi, sosial, dan budaya," bebernya.

Sementara itu Camat Serpong Dwi Suryani menjelaskan mekanisme Musrenbang Kecamatan ini diawali dari Pra Musrenbang yang telah dilaksanakan di tingkat RW dan dilanjutkan Musrenbang tingkat kelurahan."Kami telah menyepakati usulan-usulan atau pagu indikatif yang telah ditentukan yaitu untuk kelurahan sebesar Rp18 miliar terbagi untuk 9 kelurahan, sedangkan pagu kecamatan sebesar Rp4,2 miliar," ungkap Dwi.

Lanjutnya, untuk Musrenbang Kelurahan sudah fix usulannya. Ia menargetkan anggaran tersebut dibagi 50 persen untuk fisik dan 50 persen lagi untuk nonfisik. Masih ada 32 kegiatan di tingkat kecamatan, yang merupakan tugas delegasi untuk memilih secara selektif mana saja yang akan dimasukkan ke pagu indikatif kecamatan atau tidak.  

"Mudah-mudahan 32 kegiatan ini juga bisa terlaksana di OPD atau reses dewan. Untuk kecamatan tersedia kegiatan fisik 123 kegiatan dan nonfisik 42 kegiatan, tinggal menentukan kegiatan apa yang bisa sesuai dengan yang diharapkan," tandasnya.(mg-ipul)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook