Golkar Ingin Sapu Bersih

nurul roudhoh   |   Politik  |   Kamis, 27 Februari 2020 - 16:33:40 WIB   |  dibaca: 948 kali
Golkar Ingin Sapu Bersih

KEMBALI tERPILIH : Ketua DPD Golkar Banten Ratu tatu Chasanah menerima pataka dari Ketua Pemenangan Jawa 1 DPP Golkar Iswara usai terpilih secara aklamasi dalam Musda V DPD Golkar Provinsi Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Rabu (26/2).

SERANG, BANTEN RAYA – Partai Golkar menargetkan bisa menyapu bersih seluruh daerah yang berpartisipasi pada pilkada serentak 2020 di Provinsi Banten. Tak hanya meraih kemenangan, partai berlambang pohon beringin itu juga berhasrat menempatkan kadernya sebagai kepala daerahnya.

Demikian terungkap dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Rabu (26/2). Hasil musda sendiri memutuskan Ratu Tatu Chasanah kembali dipercaya untuk memimpin Golkar Banten selama lima tahun ke depan secara aklamasi.

Wakil Ketua Umum Golkar Roem Kono mengatakan, kedatangan dirinya dalam musda adalah untuk menyampaikan instruksi langsung dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto. Isinya, Golkar di Banten harus bisa memenangkan seluruh daerah yang menggelar pilkada di 2020.

“Pesan khusus di Banten ini agar bisa 100 persen karena kita punya target nasional itu 60 persen. DPP (Dewan Pimpinan Pusat) menargetkan begitu juga di Banten, berharap 100 persen,” ujarnya.

Ia menuturkan, target yang diberikan merupakan hal yang wajar karena pada dasarnya Banten merupakan lumbung suara Golkar untuk tingkat nasional. Alasan kedua, dari pantauan DPP Banten adalah daerah dengan jiwa gotong royong yang tinggi.“Di Banten kental kekeluargaannya, konsolidasi lebih gampang dibanding daerah lainnya. Banten ini lumbung suara Golkar,” katanya.

Selain kemenangan, kata dia, Golkar juga memberikan tugas tambahan lainnya. Seluruh kemenangan itu harus dibarengi dengan kader internal yang menjadi kepala atau wakil kepala daerahnya. Kader Golkar harus maju dalam bursa pencalonan. “Seluruhnya (wajib) kader,” ungkapnya.

Disinggung soal rekomendasi pengusungan, Roem mengaku saat ini DPP masih menggodoknya. Untuk tahapannya saat ini pihaknya berencana menggelar survei popularitas dan elektabilitas para bakal calon yang diusulkan oleh daerah.

“Ini mekanismenya sedang berjalan, nanti ada sistem penjaringan. Semua kader-kader yang akan mencalonkan di pilkada nanti sudah di DPP. Nanti akan disurvei dan keputusan atau penetapan di April,” tuturnya.

Soal keterpilihan Tatu menjadi ketua DPD Golkar Banten, ia mengaku tak terkejut. Sebab, sebelum musda berlangsung, DPP telah menjatuhkan pilihan dari tetap mendukung Tatu untuk melanjutkan kepemimpinannya di Banten.

“Melihat prestasi dan konsolidasi beliau saat ini dalam prestasi pembangunan di Banten ini sangat luar biasa. Terutama dalam rangka dalam untuk pertumbuhan investasi dari Tangerang, Serang, Cilegon itu kebetulan bupati dan walikota dari Partai Golkar. Kita berharap beliau lebih berkarya lagi untuk Banten. Meningkatkan elektabilitas partai,” ujarnya.

Ketua DPD Golkar Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah menegaskan, siap untuk menjalan instruksi 100 kemenangan pilkada serentak 2020 di Banten. Bahkan, hal itu juga sudah menjadi target DPD Golkar Banten sebelumnya. “Banten ini ditugaskan oleh Pak Ketua Umum empat-empatnya (daerah yang akan menggelar pilkada) harus menang dan kader syaratnya,” katanya.  

Untuk penempatan kader, wanita yang juga menjabat sebagai Bupati Serang ini tak akan memaksakan. Golkar akan lebih fleksibel dalam menempatkan kadernya. “Mau di posisi nomor satu atau dua ada kader masuk di sana. Itu target kami semua di seluruh Provinsi Banten,” imbuhnya.

Soal rekomendasi partai diakuinya DPP belum menerbitkannya. Rencanannya, DPP akan mengumumkannya secara serentak. Adapun kader yang disiapkan maju di bursa pencalonan terdiri atas Tanto Warsono Arban di Kabupaten Pandeglang, Pilar Saga Ichsan di Kota Tangerang Selatan. Lalu Ati Marliati di Kota Cilegon dan dirinya sendiri di Kabupaten Serang.“Rekomendasi belum, serentak nanti Golkar DPP rekomendasi usulan dari kabupaten/kota provinsi sudah masuk ke DPP,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa 1 DPP Golkar Andika Hazrumy menyebut, terpilihnya kembali Tatu tersebut sebagai bukti soliditas kader dan pengurus Partai Golkar di Banten.

"Saya kira ini bukti bahwa Golkar di Banten solid. Semua berpikir untuk kepentingan partai, bukan kepentingan pribadi atau kelompok," kata Andika yang juga Wakil Gubernur Banten ini.
Menurut Andika, soliditas kader dan pengurus yang tercermin dalam musda sehingga terpilihnya Tatu secara aklamasi merupakan modal kuat bagi partainya untuk menghadapi pilkada di Banten. "Dengan modal ini kami optimis bisa meraih kemenangan di pilkada sebagaimana diamanatkan DPP," tegasnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook