Hindari Misskomunikasi, Dorong Peningkatan Sosialisasi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 28 Februari 2020 - 15:45:07 WIB   |  dibaca: 204 kali
Hindari Misskomunikasi, Dorong Peningkatan Sosialisasi

FORUM OPD : Bapenda Kabupaten Serang menggelar kegiatan forum perangkat daerah di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Kamis (27/2).

SERANG – Kegiatan sosialisasi menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melaksanakan programnya, begitu juga dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang.

Bertempat di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Kamis (27/2), Bapenda Kabupaten Serang menggelar forum perangkat daerah yang menjadi agenda rutin tahunan. Forum perangkat daerah tersebut turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Agus Wahyudiono dan para camat dan perwakilan camat.

Berbagai isu dan persoalan dibahas dalam forum perangkat daerah tersebut, seperti rencana pendataan obyek dan subyek pajak, kegiatan sosialisasi, dan juga strategi menagih pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak daerah lainnya.

“Ada hal-hal yang belum tersosialisasikan terkait pajak reklame. Banyak masyarakat yang belum tahu kalau baliho dan spanduk harus dibayarkan pajaknya,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten  Agus Wahyudinono.

Politisi PKS itu mendorong agar Bapenda Kabupaten Serang terus meningkatkan kegiatan sosialisasi kepada para wajib pajak (WP) agar pendapatan daerah terus meningkat. “Untuk kasus reklame itu potensi tinggi tapi kalau tidak disosialisasikan dengan baik bisa menimbulkan misskomunikasi antara pemasang dengan bapenda,” katanya.

Kabid Penetapan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Serang Warnerry Poetry mengaku, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para wajib pajak terkait pajak reklame termasuk meminta bantuan kepada Komisi III DPRD Kabupaten Serang.“Mungkin memang ada yang belum tahu, tapi setelah kita lakukan penertiban mereka (wajib pajak-red) datang ke kami untuk membayar pajaknya,” katanya.

Kegiatan penertiban reklame yang dilakukan bapenda bertujuan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak reklame yang targetnya mencapai Rp2,5 miliar. “Harapannya dengan adanya kegiatan sosialisasi dan penertiban capaian pajak reklame meningkat,” tuturnya.(TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook