Over Tonase, 14 Truk Diamankan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 28 Februari 2020 - 15:52:39 WIB   |  dibaca: 220 kali
Over Tonase, 14 Truk Diamankan

DItERtIBKAN : Petugas Dishub Provinsi Banten melakukan uji timbang tonase truk yang melintas di ruas Jalan Cirabit, Rabu (26/2).

SERANG, BANTEN RAYA – Sebanyak 14 truk muatan tanah yang melintas di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak diamankan Pemprov Banten, Rabu (26/2) sore. Tindakan tersebut diambil lantaran melebihi toleransi tonase kendaraan yang boleh melintas di ruas Jalan Cikande-Rangkasbitung (Cirabit).   

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, berawal dari keluhan masyarakat, pihaknya menggelar operasi penertiban kendaraan besar atau truk. Hasilnya, terdapat 14 truk yang ditindak karena melebihi kapasitas berat toleransi kendaraan.

“Beratnya 46 (ton) lebih, itu kalau enggak salah dia enggak bawa KIR juga. Kalau enggak salah (batas maksimal berat) kendaraannya seharusnya cuma 23 ton. (Penindakannya) ditilang, ditahan juga,” ujarnya kepada awak media, di Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis (27/2).

Ia menuturkan, truk yang terjaring penertiban seluruhnya adalah yang melintas di ruas Jalan Cirabit, tepatnya di Desa Citeras, Kabupaten Lebak. Kelebihan muatan kendaraan terjadi karena truk-truk yang ditindak merupakan kendaraan over dimension over load (ODOL).

“Muatannya tanah. Tanah itu dibawa ke Mauk, satu lagi ke Dadap (Kabupaten Tangerang). Sebagian untuk Tol Serang-Panimbang, ini omongan sopirnya. Intinya adalah ODOL, kelebihan muatan jelas merusak jalan,” katanya.

Agar dampak dari penindakan bisa optimal, kata dia, Dishub akan menggelar kegiatan serupa setiap harinya. Lokasinya pun akan dilakukan berpindah ke titik-titik yang diduga banyak truk yang kelebihan muatan.“Kita mau setiap hari tapi enggak di satu titik, pindah-pindah. Karena ditilang mereka bisa mengurusnya di pengadilan,” ungkapnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, penertiban truk yang kelebihan muatan merupakan instruksi langsung dari dirinya. Hal itu dilakukan lantaran banyaknya masyarakat yang mengeluhkan Jalan Cirabit yang rusak akibat truk ODOL."Saya sudah perintahkan Dishub Banten untuk menindak tegas dan melarang truk-truk besar melewati jalan provinsi maupun jalan nasional yang ada di wilayah Banten," tuturnya.

Mantan Walikota Tangerang itu mengungkapkan, dari pantauannya truk over tonase tersebut kerap kali menghancurkan jalan yang menjadi kewenangan pemprov dan nasional. Hal itu sangat merugikan karena ratusan miliar uang negara terbuang sia-sia. Pasalnya, umur jalan yang telah dibangun jauh lebih singkat dari yang seharusnya.

Dia meminta kepada perusahaan ataupun pengelola kendaraan bisa lebih memerhatikan hak tersebut. Jika memang tetap ingin melintas maka mereka harus bisa mematuhi aturan-aturan yang berlaku. "Makanya kurangi tonasenya sesuaikan dengan kapasitas dan beban jalan," katanya. (dewa)

 

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook