PKH Akui Lalai Pasang Spanduk Sosialisasi KPU

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 18 Maret 2020 - 14:55:05 WIB   |  dibaca: 144 kali
PKH Akui Lalai Pasang Spanduk Sosialisasi KPU

SERAHKAN KLARIFIKASI : Koorkab PPKH Pandeglang Sulaeman Afandi (dua dari kiri) menyampaikan dan menyerahkan klarifikasi kepada Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai di kantor KPU setempat, Selasa (17/3).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang melakukan klarifikasi kepada Koordinator Pelaksana Program keluarga Harapan  (PPKH) Sulaeman Afandi di kantor KPU setempat, Selasa (17/3).

Klarifikasi ini terkait dengan beredarnya dokumentasi yang berbentuk foto dan video spanduk kegiatan sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati Pandeglang 2020 kerjasama antara  KPU dengan PPKH Pandeglang di Aula Hotel Mutiara Carita pada Senin (16/3) terlapisi oleh spanduk kunker reses anggota DPR RI. Pencampuradukan kegiatan sosialisasi dan reses ini dinilai nettizen tidak etis.

Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai mengatakan, klarifikasi dimaksudkan untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial yang cenderung merugikan institusinya.  Dari hasil klarifikasi tersebut dan dituangkan dalam surat pernyataan, kata Sujai PPKH menyampaikan permohonan maaf kepada KPU Pandeglang atas kelalaian pemasangan spanduk.

"Informasi yang beredar di media sosial perlu diluruskan dan kami sudah melakukan klarifikasi kepada PPKH. Mereka mengakui atas kelalaian pemasangan spanduk sosialisasi yang dilapisi spanduk reses salah stau anggota DPR RI," kata Ahmad Sujai, Selasa (17/3) dikantornya.

Dia juga menyatakan sesuai surat masuk yang disampaikan PPKH perihal agenda sosialisasi peningkatan partisipasi yang bertempat di Mutiara Carita, tidak ada agenda lain selain sosialisasi dan KPU kata Sujai, yang hadir pada saat itu salah satu komisioner KPU yakni Ahmadi untuk menjadi narasumber.

"Dalam agenda sosialisasi yang disampaikan PPKH tidak ada kegiatan lain. Namun ternyata beredar informasi dilapangan ada kegiatan lainnya. Itu jelas diluar sepengetahuan dan tanggungjawab kami dan pada dasarnya hal tersebut diakui oleh PPKH," tandasnya.

Ahmadi, komisioner KPU Pandeglang yang menghadiri acara tidak mengetahui adanya kegiatan lain selain sosialisasi kerjasama antara KPU dan PPKH. "Saat itu saya jadi narasumber sosalisasi dan tidak tahu ada agenda lain yang dilaksanakan PPKH sebelum atau setelah sosialisasi dilaksanakan.  Dokumen foto dan video spanduk yang beredar diluar sepengathuan kami," kata Ahmadi.

Koorkab PPKH Pandeglang Sulaeman Afandi membenarkan pihaknya sudah menyampaikan klarifikasi ke KPU terkait beredarnya foto dan video adanya spanduk kegiatan sosialiasi Pilpub 2020 “Kami sampaikan ke KPU bahwa apa yang ramai di medsos tidak sepenuhnya benar.

Kami juga menyatakan kegiatan sosialisasi KPU tidak ditumpangi kegiatan lainnya. Namun kami mengaku lalai saat penempelan spanduk yang terlihat seperti dilapis antara spanduk sosialisasi dan reses anggota DPR RI. Penempelan spanduk dilakukan office boy hotel dan kami lalai mengontrol,” jelasnya. (muhaemin/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook