Camat Diminta Aktif Cegah Corona

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 20 Maret 2020 - 14:10:33 WIB   |  dibaca: 28 kali
Camat Diminta Aktif Cegah Corona

DIALOG DENGAN CAMAT : Bupati Pandeglang Irna Narulita berdialog dengan camat menggunakan video untuk membahas penanganan virus korona dan masalah lainnya, Kamis (19/3).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta para camat menyampaikan secara persuasif kepada masyarakat informasi penanganan virus corona oleh pemerintah. Tujuannya   agar semua warga memahami sehingga penyebaran virus corona di Pandeglang bisa terputus.

"Kita harus sehat untuk memberikan pelayanan walaupun dilakukan dengan jarak jauh. Protokol kesehatan oleh para camat harus dipatuhi. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan 14 penyesuaian kerja dalam rangka memutus mata rantai sebaran virus covid 19," kata bupati saat melakukan video conference dengan enam camat di Ruang Pintar, Kamis (19/3).

Dikatakan bupati, Menteri PANRB  sudah mengeluarkan surat edaran Nomor  19/2020 tentang penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). "Kami harap para camat tau tentang itu protokol kesehatan, protokol transportasi, dan komunikasi untuk disampaikan kepada masyarakat. Apabila ada berita tidak jelas segera telpon call center Covid 19," ungkapnya.

Dikatakan Irna,  sejauh ini untuk Pandeglang tidak ada yang postif dan ada 2 Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Warga ODP masih menunggu hasil dari Libangkes Kemenkes RI. Kami harapkan hasilnya negatif," ujarnya.

Camat Pandeglang Melly Rahmidiah mengatakan, jika upaya persuasif telah dikakukan kepada masyarakat dalam rangka memutus sebaran Korona di Kecamatan Pandeglang."Kami sudah membuat banner di semua kelurahan terkait tata cara dan aturan yang harus dilakukan seperti pola hidup sehat. Kami juga menyampaikan via media sosial (medsos) kecamatan serta membuat grup whats app seluruh kelurahan," kata Melly.

Untuk alat kelengkapan medis seperti masker dan hand sanitizer sebagai alat perlindungan dini, dikatakan Melly memang saat ini sangat langka. Kata dia, padahal seminggu yang lalu diberapa toko masih terlihat banyak."Kami sudah cek disemua toko yang ada di Kecamatan Pandeglang masker dan hand sanitizer kosong, bahkan sekarang alkohol 70 persen juga mulai langka,"pungkasnya. (muhaemin/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook