Penumpang Bus Dicek Suhu Tubuh

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 23 Maret 2020 - 13:03:25 WIB   |  dibaca: 65 kali
Penumpang Bus Dicek Suhu Tubuh

DICEK SUHU TUBUH : Anggota Polres Pandeglang mengecek suhu tubuh penumpang bus di Terminal Kadubanen dengan termometer tembak untuk mengantisipasi penyebaran virus korona, Minggu (22/3).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Sopir dan penumpang bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun angkot di Terminal Kadubanen, Kecamatan Pandeglang diperiksa suhu tubuh menggunakan termometer tembak oleh tim gugus terpadu pencegahan penyebaran virus korona Kabupaten Pandeglang, Minggu (22/3). Alat ini digunakan sebagai pencegahan penyebaran virus korona di lingkungan masyarakat.

Kabag Ops Polres Pandeglang Kompol Dadang Suryadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan belum ditemukan adanya penumpang yang suhu tubuhnya tinggi atau melebihi batas normal. "Semua penumpang baik yang datang maupun berangkat tak luput dari pemeriksaan," kata Dadang. Kegiatan pemeriksaan suhu tubuh, kata Dadang, tidak hanya dilakukan di terminal.

Namun juga telah dilaksanakan di sejumlah titik. Salah satunya, pengunjung pasar. "Tak hanya di terminal, hal serupa juga dilakukan di beberapa titik pelayanan umum di antaranya, pembuatan SIM, SKCK, dan di semua titik layanan publik," terangnya.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan sebagai pencegahan virus korona. Dadang mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih. "Kita juga memberikan edukasi tentang hidup sehat kepada para penumpang karena penting mencegah penyebaran virus korona," ujarnya.

Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto menyebutkan, pemeriksaan suhu tubuh juga dilakukan bagi personel Polri, dan masyarakat yang memasuki area Mapolres. "Kegiatan pemeriksaan suhu tubuh terhadap seluruh anggota sebelum melaksanakan tugas merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19," tegasnya.

Untuk mencegah penyebaran virus korona, Kapolres mengajak masyarakat maupun anggotanya untuk bersama-sama mencegah virus korona. "Gunakan cairan antiseptik dalam menjaga kebersihan tangan.

Kepada seluruh jajaran agar betul-betul memperhatikan dan menjadi atensi terkait masalah kebersihan lingkungan, baik Mako maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dengan lingkungan yang bersih tentu kita bisa meminimalisir berkembangnya virus dan bakteri yang dapat mengakibatkan timbulnya penyakit," ungkapnya. (yanadi/hendra)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook