Diksoperindag Periksa Produk PT CSI

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 23 Maret 2020 - 13:08:56 WIB   |  dibaca: 96 kali
Diksoperindag Periksa Produk PT CSI

TERA KWH LISTRIK : Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid dan petugas penera serta pihak perusahaan melihat proses pembuatan kWh di PT CSI, Kecamatan Jawilan, Jumat (20/3).

SERANG, BANTEN RAYA - Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diksoperindag) Kabupaten Serang melakukan tera kilowatthour (kWh) listrik yang diproduksi oleh PT Citra Sanxing Indonesia (CSI) yang berlokasi di Kecamatan Jawilan, Jumat (20/3). Tera kWh dilakukan untuk memastikan kebenaran ukuran dalam menentukan tarif pembayaran pemakaian listrik dan untuk menciptakan kenyamanan pada pelanggan.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan untuk kegiatan tera dan tera ulang. "Kemarin itu (20/3) kita melakukan tera kWh di PT Citra Sanxing Indonesia yang memproduksi kilometer listrik dan kabel listrik. Pihak perusahaan minta ke kita untuk ditera karena kalau tidak ditera produknya tidak bisa dipasarkan," kata Wahid, Minggu (22/3).

Ia mengungkapkan, saat ini PT CSI sedang menerima order pembuatan kWh dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mempersyaratkan kWh harus ditera selain harus memiliki standar nasional Indonesia (SNI). "Jadi tera itu kewajiban perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Kalau hasil tera ada kesalahan atau tidak sesuai, kita minta untuk dibetulin. Untuk kegiatan tera kemarin di PT CSI sudah sesuai kWhnya," ujarnya.

Wahid menuturkan, kesadaran perushaan-perusahaan di Kabupaten Serang untuk menera produknya dan timbangannya sudah relatif tinggi, karena jika tidak dilakukan, tera akan merugikan dirinya sendiri. "Kesadaran perusahaan sudah cukup baik karena menyangkut kepercayaan konsumen atau pembeli. Seperti tongkang-tongkang di Bojonegara dan Puloampel kalau tidak ditera pembeli tidak percaya, termasuk tonase mobil juga ditera oleh bagian metrologi," paparnya.

Selain melakukan tera terhadap kWh listrik dan timbangan, Wahid juga mengatakan, pihaknya melakukan tera ulang meter air yang ada di perusahaan-perusahaan dan meter air PDAM Tirta Albantani. "Walaupun SDM (sumber daya manusia) kita terbatas, semua yang mengajukan tera dan tera ulang terlayani dengan baik. Tujuan kita ingin menciptakan kenyamanan bagi konsumen dan menciptakan kepercayaan bagi produsen atau penjual," tuturnya.

Wahid juga berharap, dengan terus meningkatnya kesadaran perusahaan dalam menera produk dan timbangannya tersebut, dapat meningkatkan pendapat retrubusi dari sektor tera dan tera ulang. “Kalau potensi retribusi tera dan tera ulang cukup besar,” katanya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook