“Welcome to Kota Serang” Dicuri Orang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 23 Maret 2020 - 13:10:47 WIB   |  dibaca: 192 kali
“Welcome to Kota Serang” Dicuri Orang

HILANG: Kondisi taman patung debus, Lingkungan Kemang, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Minggu (22/3). Di sana tidak ada lagi plang nama ‘Welcome to Kota Serang’.

SERANG, BANTEN RAYA- Tulisan atau tanda nama bertuliskan ‘Welcome to Kota Serang’ yang berada di putaran patung debus, Lingkungan Kemang, Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang hilang. Berdasarkan pengakuan warga sekitar, tanda nama tersebut diduga dicuri oleh orang sekitar tiga pekan yang lalu.

Malik, warga sekitar mengatakan, tiga pekan yang lalu tanda nama tersebut masih ada. Namun Malik yang juga berprofesi tukang ojek pangkalan tersebut mengaku pada pagi harinya tiba-tiba tanda nama tersebut tidak ada.
 
“Ya kan karena kita ini mangkalnya di sini, jadi tau lingkungan sekitar kita. Tiga minggu lalu, selum sebulan sih, itu masih ada. Tapi tiba-tiba pas pagi saya mau mangkal, sudah hilang tulisannya,” kata Malik ditemui di patung debus, Minggu (22/3).

Ia menuturkan, setelah kejadian hilangnya plang tanda nama tersebut, ada petugas kepolisian yang datang ke lokasi. Malik mengaku polisi pun sempat bingung dengan pencurinya, karena bisa dilakukan dengan cepat tanpa ketahuan.“Ya polisinya juga bingung. Saya juga mikirnya mah ini kayaknya bukan maling biasa. Soalnya dalam satu malam ini tulisan gede dan banyak gitu bisa hilang. Denger-denger mah soal proyek apa gitu,” ucap dia.

Ketua Gerakan Pemuda Kota Serang (GPKS) Ahmad Fauzan kepada Banten Raya mengatakan, dirinya mengira tanda nama tersebut akan diganti dengan hiasan tulisan berbahasa daerah. Sebab, hilangnya tanda nama itu tidak lama setelah masyarakat mengkritisi penggunaan bahasa asing pada tanda nama itu. “Saya kira mau diganti dengan hiasan bertuliskan yang menggunakan bahasa daerah seperti bebasan. Namun ternyata berdasarkan info yang saya dapat, itu hilang karena dicuri,” ujar Fauzan.

Fauzan mendorong kepada Pemkot Serang agar dapat menyediakan hiasan bertuliskan atau tanda nama yang berbasis kearifan daerah. Ia mewanti-wanti apabila Pemkot Serang ingin kembali memasang sign name untuk mengganti yang hilang, agar tidak menggunakan bahasa asing.“Minimal gunakan saja bahasa Indonesia. Lebih bagus lagi kalau menggunakan bahasa daerah sendiri. Karena jangan sampai Pemkot Serang melupakan kearifan lokal, apalagi visi-misi Pak Wali dan Pak Wakil itu berkaitan dengan kebudayaan,” tegasnya.

Kepala DPRKP Kota Serang Iwan Sunardi saat dikonfirmasi membantah hiasan tulisan atau tanda nama 'Welcom to Kota Serang' telah hilang. Menurutnya, pihaknya berencana akan memindahkan plang nama itu ke pusat Kota Serang.“Ada, gak ilang. Mau dipindah ke Alun-Alun, karena Provinsi mau pasang juga di situ,” tegas Iwan melalui pesan WhatsApp. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook