Punya Album Khusus Perlawanan terhadap Narkoba

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 23 Maret 2020 - 13:12:48 WIB   |  dibaca: 156 kali
Punya Album Khusus Perlawanan terhadap Narkoba

ERUS EKSIS : Manager Roompoet Hijau Hendra Pranova (kanan) dan kru berpose usai tampil dalam sebuah event musik, belum lama ini.

PANDEGLANG - Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang tidak saja dikenal sebagai pusat pendidikan agama Islam di Provinsi Banten. Lebih dari itu, Menes juga banyak melahirkan generasi muda yang kreatif dan inovatif.

Beberapa generasi muda yang kreatif itu adalah Rifki Maulana alias Kidoy (gitar), Evi Sobari (vokalis), Rendi Budiman alias Kibo (keybord), Deni Ramadhan (drum), Asep Aula Korbi alias Culay (bass), dan Tb Erwan alias Bechex (gitar). Mereka tergabung dalam dalam Grup Band Roompoet Hijau yang berdiri sejak 2007.

Sejak berdiri 13 tahun silam, Roompoet Hijau konsisten di jalur indie label. Konsistensi Q’doy yang bernama asli Rifki Maulana, gitaris sekaligus leader Roompoet Hijau, dan kawan-kawan segrup bukan tanpa godaan. Apalagi percaturan musik Indonesia maju pesat di tengah digitalisasi dan kendali band produk major label. “Kami nyaman dengan situasi ini (indie band). Bisa kemana-mana dan mengurus sendiri,” kata Q’doy kepada Banten Raya, Kamis (19/3).

Menurut dia, menyandang status band indie bukan sebuah hambatan bagi Roompoet Hijau untuk melakukan pemasaran karya ciptanya, sehingga saat ini memiliki ribuan fans seperti grup band ternama tanah air. “Kami bersyukur banyak yang suka lagu Roompoet Hijau, dan mereka tergabung dalam fans Roompoet Family. Mereka tersebar di pulau Jawa dan luar Jawa,” jelasnya.

Hingga saat ini, Roompoet Hijau telah menghasilkan dua album yakni Dangdut Jamaica dan Think But Think. Album terakhir produsernya adalah pengasuh Ponpes Al-Ihya Kaduronyok Kecamatan Cisata KH Fuad Halimi Salim (rohimahullah). Album ini pula digadang-gadang sebagai bentuk perlawanan terhadap narkoba yang merajalela di kalangan anak muda.

Berkat album ini, Roompoet hijau pernah didaulat sebagai band ambassador BNN Banten tahun 2016 untuk mengampanyekan bahaya narkoba. Pada tahun yang sama, grup ini pun melakukan tur 20 kota di Pulau Jawa.

Manajer Roompoet Hijau 2009-2018 Hendra Pranova membenarkan bahwa Roompoet Hijau konsisten di jalur indie. Bahkan kata Hendra, band indie saat ini sedang berjaya. "Karena label yang pasarnya menurun akibat kemajuan digital,” terang pria yang sering disapa Bon Jovi Pandeglang ini.

Hendra menambahkan, indie menjadi solusi untuk tiap talent memasarkan karyanya dan leluasa mamanege bandnya sendiri. “Band-band yang dulu bernaung di label mayor pada akhirnya sekarang memilih jalur indie untuk menjaga eksistensinya. Setahu saya, Jamrud, Roy Jecovoxx, dan Slank adalah band yang dari awal sudah meng-indie-kan jalur marketnya sampe sekarang,” ujar bakal calon wakil bupati Pandeglang ini. (Muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook