Sopir Bus Mengeluh Sepi Penumpang

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 24 Maret 2020 - 12:29:49 WIB   |  dibaca: 55 kali
Sopir Bus Mengeluh Sepi Penumpang

TAK DAPAT UANG: Kondisi Terminal Bus Mandala, Kecamatan Cibadak terlihat sepi dari penumpang, Senin (23/3).

LEBAK, BANTEN RAYA- Puluhan sopir bus antar kota dari berbagai jurusan yang berhenti di Termial Mandala, Kecamatan Cibadak, sejak beberapa hari ini mengeluhkan kondisi penumpang yang semakin sepi. Akibat kerap mendapatkan uang untuk dibawa pulang, maka mereka pun sering meliburkan diri untuk tidak menyopiri bus.

Pantauan Banten Raya di Terminal Bus Mandala, Senin (23/3) pagi, bus yang terlihat sepi penumpang di antaranya bus trayek Rangkasbitung-Bekasi, Rangkasbitung-Bogor, Rangkasbitung-Bandenung, serta Rangkasbitung-Tanjungpriok.

Muhidin, sopir bus Rangkasbitung-Bandung mengungkapkan, akibat ramainya kabar tentang wabah virus korona, maka sejak delapan hari belakangan ini penumpang bus di Terminal Bus Manadala selalu sepi.

Akibat kondisi yang kerap sepi tersebut, dirinya jarang mendapatkan penghasilan yang bisa dibawa ke rumahnya. “Terus terang Pak, sejak satu pekan lebih ini saya dan sopir bus antara kota lain sangat mengeluh. Pulang pergi Rangkasbitung-Bandung penumpangnya bisa dihitung dengan jari,” ungkap Muhidin.

Yatna, sopir Rangkasbitung-Bekasi menambahkan, akibat virus korona, maka banyak masyarakat yang takut bepergian. Jika ada yang terpaksa harus bepergian, mereka memilih memakai kendaraan pribadi. Apalagi sejak beberapa hari belakangan ini terdengar kabar bila di daerah lain di luar Banten ada penumpang yang meninggal dunia di dalam bus angkutan umum saat perjalanan.

“Pokonya selama virus korona masih mewabah, maka saya pikir dampaknya akan kemana-mana. Salah satu contohnya saya yang setiap hari bekerja sebagai sopir bus antar kota, tentu sangat merasakan dampaknya. Buktinya sejak satu pekan lebih, penumpang sepi, dan kami tidak bisa mendapatkan penghasilan,” ujar Yatna.

Staf Pengatur Lalu Lintas Terminal Mandala Dadang membenarkan hampir setiap hari jumlah penumpang selalu sepi. Bila dirata-ratakan per hari paling banyak 100 orang penumpang. Berbeda dari sebelumnya, jumlah penumpang di Terminal Mandala bisa mencai 500 hingga 1.000 orang per hari.

“Karena memang ada imbauan dari pemerintah agar masyarakat tidak keluar rumah dan tidak bepergian bila tidak penting, maka dampaknya sangat terasa pula bagi jumlah penumpang di Terminal Bus Mandala,” terang Dadang. (hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook