Gedung OPD Pemprov Disemprot Disinfektan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 24 Maret 2020 - 14:07:37 WIB   |  dibaca: 163 kali
Gedung OPD Pemprov Disemprot Disinfektan

BELUM EFEKtIF : Petugas menyemprot disinfektan d ikawasan gedung DPRD Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (23/3/2020). Penyemprotan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona.

SERANG, BANTEN RAYA – Fasilitas umum (fasum) dan gedung-gedung milik pemerintah di Provinsi Banten mulai dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19.

Pantauan Banten Raya pada Senin (23/3), penyemprotan disinfektan dilakukan Pemprov Banten ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang. Dalam kesempatan itu fasum yang ada di area tersebut dilakukan sterilisasi.

Gedung-gedung OPD pun tak luput dari penyemprotan, seperti yang terlihat di Sekretariat DPRD Provinsi Banten yang dilakukan sejak pagi hari. Seluruh area kantor wakil rakyat itu tak luput dari pantauan petugas disinfektan. Di hari ini sama, Terminal Pakupatan Serang mendapat perlakuan yang sama. Setiap sudut area terminal hingga armada bus dari tampilan luar hingga kabin dilapisi cairan disinfektan.

Kegiatan serupa sebenarnya telah dilakukan Pemprov Banten sejak sepekan terakhir. Tercatat, sejumlah fasum hingga objek wisata seperti Alun-alun Kota Serang hingga Kawasan Kesultanan Banten atau Banten Lama sudah disemprot.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, dalam penanganan Covid-19 Pemprov Banten telah membentuk gugus tugas. Gugus tugas terdiri dari sejumlah OPD yang memiliki tugasnya masing-masing. Penyemprotan disinfektan di tempat umum menjadi salah satu program yang digalakan.  

“Kalau disinfektan kita punya gugus tugas, Pak Gubernur membentuk gugus tugas yang terdiri dari dinas terkait. Untuk disinfektan dilakukan oleh dinas seperti BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Perkim (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman),” ujarnya, kemarin.

Mantan Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang itu menuturkan, penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum akan terus dilakukan. Kegiatan itu bisa terus dilakukan karena ketersediaan logistik yang mendukung. “Penyediaan disinfektan maupun hand sanitizer (pembersih tangan-red) itu dilakukan di tempat umum dan sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu. Kalau disinfektan mudah-mudahan tidak ada kekurangan,” katanya.  

Sambil terus melakukan penyemprotan, kata dia, pihaknya akan terus berupaya melakukan pemenuhan kebutuhan alat perlindungan diri (APD) untuk keperluan tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan. “Hanya alkes APD untuk penanganan covid di rumah sakit dan puskesmas,” ungkapnya.   

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, Pemprov Banten sangat fokus dalam pencegahan dan penanganan virus korona. Seluruh OPD telah diinstruksikan untuk terlebih dahulu konsen ke sana tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sudah perintahkan dinkes untuk yang pertama melakukan pembersihan atau memberikan disinfektan ke seluruh tempat-tepat umum di Provinsi Banten. Kedua, Dinkes memerbanyak ruang isolasi lalu menunjuk rumah sakit umum yang bisa dimanfaatkan. Kalau perlu kantor-kantor yang tidak terpakai bisa kita jadikan tempat karantina atau juga disebut isolasi,” tuturnya. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook