Dover Produksi Hand Sanitizer Pesanan TNI

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 26 Maret 2020 - 13:06:23 WIB   |  dibaca: 179 kali
Dover Produksi Hand Sanitizer Pesanan TNI

PRODUKSI : Pegawai PT Dover memproduksi hand sanitizer, kemarin.

CILEGON, BANTEN RAYA - PT Dover Chemical perusahaan pemroduksi lem kayu yang berada di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, saat ini juga melakukan produksi cairan pembersih tangan atau hand sanitizer. Produksi tersebut lantaran adanya pesanan dari Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebanyak 500.000 liter.

Manager Human Resources and General Affair PT. Dover Chemical Dade Suparna mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak memroduksi hand sanitizer. Dover  sebagai perusahaan pemroduksi lem hanya memroduksi hand sanitizer untuk kebutuhan kantor dan karyawan saja lantaran saat ini hand sanitizer sulit didapatkan di pasaran pasca merebaknya wabah korona.

“Tetapi, atasan kita kan dekat dengan orang di Mabes TNI, terus setelah lihat kita produksi hand sanitizer, justru diminta untuk membantu penanganan korona ini. Secara resmi Mabes TNI mengirimkan surat ke kita, untuk permohonan bantuan. Kita produksi 500.000 liter secara cuma-cuma sebagai bentuk CSR (Corporate Social Responsibilty) kita,” kata Dade kepada awak media, Selasa (24/3).

Dikatakan Dade, pembuatan hand sanitizer tersebut dengan bahan yang diproduksi oleh PT Dover seperti gliserin, dan ada juga bahan yang dibeli. Dalam pembuatan sebanyak 500.000 liter tersebut akan selesai dalam waktu sepekan ke depan. Pihaknya memroduksi hand sanitizer ukuran 250 mili liter “Di Mabes TNI itu, nanti akan dibagi-bagikan ke berbagai kota di Indonesia. Selain pesanan TNI, kita juga ngasih secara cuma-cuma ke Pemkot Cilegon, Kelurahan, Kecamatan, Polsek Merak, dan fasilitas umum yang ada di sekitar perusahaan kita,” terangnya.

Dalam pembuatan hand sanitizer, kata Dade, pihaknya melakukan uji lab dan sesuai standar organisasi kesehatan dunia atau World Healthy Organization (WHO). “Teman-teman di pabrik itu kan ada yang di lab, kita ada bahan gliserin dari kita, kita beli juga bahan lain seperti etanol atau alkohol. Jadi ini, aman,” terangnya.

Produksi hand sanitizer tersebut, lanjut Dade, bukan untuk tujuan komersiil. Ia pun membatasi pemberian kepada beberapa instansi dengan alasan khawatir akan diperjualbelikan. “Kita memberikannya juga hati-hati tidak langsung banyak. Yang minta kan pakai surat ke kita, kebutuhannya berapa, kita analisis dulu,” ujarnya.

Staf Humas PT Asahimas Chemical Rofi Khalatif mengatakan, pihaknya juga memroduksi disinfektan utnuk membantu penanganan virus korona. Pekan lalu, Polres Cilegon dan Palang Merah Indonesia (PMI) Cilegon sudah diberikan oleh PT Asahimas Chemical. “Kita sudah kirim ke Polres Cilegon, PMI, lingkungan sekitar melalui Kelurahan Gunung Sugih, sudah lebih dari 10.000 liter yang diproduksi dan dibagikan secara cuma-cuma untuk membantu mencegah penyeberan virus korona di Kota Cilegon.

“Sebenarnya kita (PT Asahimas Chemical) tidak produksi disinfektan. Tapi, produksi  bahan baku sabu, detergen, dan pemutih, nah bahan baku itu bisa dijadikan disinfektan dengan dicampurkan bahan lainnya, dengan komposisi yang sudah dilakukan uji lab,' terangnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook