Ujian Sekolah di SMAN 1 Cikande Berjalan Lancar

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 26 Maret 2020 - 13:26:03 WIB   |  dibaca: 506 kali
Ujian Sekolah di SMAN 1 Cikande Berjalan Lancar

SERIUS : Salah seorang pelajar asal SMA Negeri 1 Cikande nampak serius mengisi sejumlah soal ujian sekolah online melalui telepon genggamnya, Rabu (25/3).

SERANG, BANTEN RAYA- Dari 362 peserta ujian sekolah hanya 9 peserta didik yang tidak mengikuti ujian sekolah di SMA Negeri 1 Cikande. Hal tersebut disampaikan Mulyadi, Kepala SMA Negeri 1 Cikande.

Menurutnya, pelaksanaan ujian sekolah yang berlangsung selama tiga hari sejak Senin sampai dengan Rabu (23-25/3) relatif berjalan lancar. Dari 362 peserta ujian, hanya 9 pelajar dari jurusan IPS yang tidak mengikuti ujian sekolah."Itu pun hanya satu mata pelajaran. Mungkin karena hilang sinyal atau pula yang habis. Sedangkan untuk peserta ujian sekolah dari jurusan IPA 100 persen ikut ujian sekolah," kata Mulyadi kepada Banten Raya, Rabu (25/3).

Ia mengaku, persoalan dalam ujian sekolah online terletak pada persoalan teknis, seperti hilangnya sinyal, habisnya pulsa sampai dengan adanya pemadaman listrik yang mengakibatkan sinyal tidak ada."Di wilayah Cikande hari Selasa (24/3) ada pemadaman listrik di wilayah Cikande, akibatnya sinyal hilang. Jadi banyak peserta ujian sekolah yang terpaksa keluar rumah untuk pergi ke daerah yang memiliki sinyal," ungkap Mulyadi.

Setelah ujian sekolah selesai, lanjut Mulyadi, pihaknya akan segera melaksanakan evaluasi ujian sekolah. Karena saat pelaksanaan ujian sekolah kemarin, peserta ujian sekolah ada yang menggunakan laptop dan ada yang menggunakan handpone. "Dalam waktu dekat kami akan segera melakukan evaluasi," imbuhnya.

Seperti diketahui, Rudi Prihadi, Kepala Bidang SMA pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sejumlah SMA negeri dan swasta tetap dilakukan dengan cara daring. Begitu juga dengan ujian sekolah yang bisa menggunakan daring.

"Berdasarkan arahan Gubernur Banten yang disampaikan kepada Kepala Dindikbud Banten, bahwa kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan dengan cara online. Artinya peserta didik tetap belajar, dan guru pun tetap melakukan pengajaran," kata Rudi.

Kegiatan belajar mengajar, kata Rudi, bisa menggunakan aplikasi Kelas Maya Saba Banten yang merupakan kerjasama antara Dindikbud Banten dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Aplikasi ini salah satu cara untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar."Masih banyak aplikasi lainnya yang bisa digunakan, untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Termasuk untuk ujian sekolah, bisa menggunakan berbagai aplikasi," ungkap. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook