DPK Banten Dorong Akreditasi Perpustakaan Sekolah

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 26 Maret 2020 - 13:27:05 WIB   |  dibaca: 285 kali
DPK Banten Dorong Akreditasi Perpustakaan Sekolah

PELATIHAN : Sejumlah pengelola perpustakaan sekolah serius mengikuti Bimbingan Teknis Standarisasi Akreditasi Perpustakaan Sekolah yang digelar DPK Banten.

SERANG, BANTEN RAYA-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten mendorong pihak sekolah untuk mengakreditasi perpustakaan sekolah. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Bimbingan Teknis Standarisasi Perpustakaan Sekolah pada Jenjang SMA dan SMK se-Banten.

Menurut Ajak Moeslim, Kepala DPK Banten, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pihak sekolah khususnya pengelola perpustakaan sekolah untuk bisa mengajukan akreditasi perpustakaan sekolah.

Dengan adanya akreditasi perpustakaan sekolah, lanjut Ajak, maka mutu pendidikan akan lebih baik. Karena salah satu sarana dan prasarana dalam kegiatan belajar mengajar bisa terpenuhi oleh perpustakaan. "Tentunya saya sangat mendukung kegiatan ini," ujarnya.

Senada disampaikan Suredati, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, perpustakaan sekolah memiliki akreditasi A sampai dengan C. Sekolah yang mendapatkan akreditasi D berarti belum mendapatkan akreditasi."Sekolah yang kualitasnya bagus adalah perpustakaan yang terakreditasi. DPK Banten sendiri memiliki akreditasi A," katanya.

Ia mengaku, di Provinsi Banten sejak tahun 2018 baru satu sekolah yang mendapatkan akreditasi. Sedangkan tahun 2019 dari 16 usulan yang diajukan baru 8 perpustakaan sekolah yang lulus mendapatkan akreditasi."Ada beberapa komponen yang harus dipenuhi untuk mendapatkan akreditasi sekolah, diantaranya adalah koleksi, sarana dan prasarana, anggaran dan penguat," ungkapnya.

Tiap tahun, lanjut Suredati, DPK Banten selalu mengusulkan akreditasi kepada Perpustakaan Nasional. Untuk tahun ini sebanyak 75 perpustakaan sekolah akan diusulkan untuk mendapatkan akreditasi."Dari 75 usulan, DPK Banten menyerahkan usulan tersebut kepada Dinas Perpustakaan di tingkat kabupaten/kota. Kemudian kami melakukan kroscek dari usulan tersebut, jika layak maka akan kami usulkan," imbuhnya.

Sementara itu, Tisyo Maryono, pengurus Lembaga Akreditasi Perpustakaan pada Perpustakaan Nasional mengatakan, perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian informasi dan rekreasi.

"Perpustakaan diselenggarakan berdasarkan atas pembelajaran sepanjang hayat, demokrasi, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, keterukuran dan kemitraan. Perpustaakn dibentuk sebagai wujud pelayanan kepada pemustaka dan masyarakat," katanya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook