Pasar Rangkasbitung Disemprot Disinfektan

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 26 Maret 2020 - 13:57:40 WIB   |  dibaca: 69 kali
Pasar Rangkasbitung Disemprot Disinfektan

PENCEGAHAN : Petugas BPBD Lebak menyemprotkan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran korona di Pasar Rangkasbitung, Selasa (24/3).

LEBAK, BANTEN RAYA- Pemkab dan Polres Lebak melakukan penyemprotan disinfektan di seputar Pasar Rangkasbitung, Selasa (24) siang. Hal itu dilakukan karena Pasar Rangkasbitung tidak pernah sepi dari konsumen, sehingga dinilai  beresiko terhadap penyebaran atau penularan virus korona (Covid-19).

Waka Polres Lebak Kompol Wendi Ardianto mengatakan, Kabupaten Lebak harus menjadi daerah yang terbebas dari virus korona. Agar harapan tersebut terkabulkan, maka upaya pencegahan harus terus dilakukan.

Salah satunya dengan cara menyemprotkan desinfektan bersama Pemkab Lebak ke lokasi yang dianggap beresiko terhadap penularannya. Selain itu, lanjut Kompol Wendi, pihaknya bersama Pemkab juga rutin mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang bisa mengundang banyak orang maupun kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa.

“Untuk penyemprotan disinfektan, kami lakukan di Pasar Rangkasbitung. Kenapa kami memilih Pasar Rangkasbitung, karena aktifitas masyarakat di tempat tersebut tidak pernah sepi, sehingga harus kami antisipasi,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Dede Jaelani menegaskan, selain penyemprotan disinfektan, serta melarang masyarakat untuk melakukan kegiatan yang mengundang massa, pihaknya pun telah mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran lain yang mampu mencegah terpaparnya virus korona.

“Kita patut bersukur, hingga saat ini tidak ada satu pun warga di Lebak yang terpapar virus korona. Hal itu akan terus begitu apabila semua yang dianjurkan pemerintah selalu kita taati,” harap Dede.

Hermansyah, salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung mengaku setuju bila Pemkab maupun Polres melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Pasar Rangkasbitung, mengingat pasar adalah tempat yang setiap hari didatangi ratusan bahkan hingga ribuan konsumen.

“Selain penyemprotan, kami pun berharap seluruh pedagang di Pasar Rangkasbitung membiasakan cuci tangan (pakai sabun), serta selalu menjaga jarak lebih dari satu meter dengan konsumen, sehingga ancaman penularan virus corona bisa kita cegah bersama-sama,”harap Hermansyah.(hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook