Diisukan Tutup, Polda Cek Pasar Rau

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 26 Maret 2020 - 14:49:14 WIB   |  dibaca: 139 kali
Diisukan Tutup, Polda Cek Pasar Rau

PENGECEKAN : Tim Satgas Pangan Polda Banten mengecek harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau, Selasa (24/3).

SERANG, BANTEN RAYA- Mananggapi isu penutupan Pasar Induk Rau (PIR) akibat virus korona atau Covid-19, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Banten langsung melakukan pengecekan, Selasa (24/3). Hasilnya, pasar tersebut masih belangsung normal seperti biasanya.

Kasubdit 1 Indag dari Ditrektorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Banten AKBP Dedi Darmawansya mengatakan, kedatangannya ke PIR menindaklanjuti tiga isu yang berkembang di masyarakat, terkait dengan virus korona. "Kegiatan ini berkaitan dengan adanya isu korona, pasar mau tutup. Kami dari kepolisian melakukan pengecekan," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Dedi, hingga saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten maupun Kota Serang belum ada edaran terkait penutupan pasar akibat virus korona. Untuk itu, kepolisian juga ikut membantu pemerintah melakukan sosialisasi jika pasar masih normal seperti biasa. "Cuma yang jadi masalahnya dari pihak pasar harga normal cuma pembelinya saja yang berkurang," ujarnya.

Dedi menambahkan, meski saat ini Provinsi Banten dinyatakan KLB virus korona, namun kepolisian sudah berkoordinasi dengan instansi terkait jika stok kebutuhan bahan pokok masyarakat aman hingga tiga bulan mendatang."Stok bahan pokok aman, khususnya beras, daging, bawang, dan kebutuhan lainnya. Jangan khawatir, tersedia baik di pasar maupun di luar. Pada April panen raya, jadi stok ramadan aman," tambahnya.

Dedi mengungkapkan, selain memastikan stok aman, kepolisian juga terus melakukan pemantauan pasar, guna mengantisipasi adanya penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab."Kita setiap hari melakukan pemantauan di delapan pasar yang ada kabupatan dan kota di Banten. Kami selalu berkoordinasi dengan disperindag, kita sudah memberikan nomor ke pihak pasar maupun distributor. Apabila ada informasi penimbunan dan kelangkaan segera laporkan agar kita menindak," ungkapnya.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan arahan dari Kapolri, salah satu bentuk pemantauan program prioritas kedua yaitu pemantapan kamtibmas agar masyarakat dapat beraktifitas secara normal dan tidak menimbulkan kepanikan.

"Polda Banten terus berupaya dengan mengimbau agar masyarakat senantiasa bersama-sama mencegah penyebaran virus korona dengan menjaga kebersihan serta melakukan pola hidup sehat," katanya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook