Kenal di Facebook, Gadis SMP Dicabuli Lima ABG

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 26 Maret 2020 - 14:59:08 WIB   |  dibaca: 827 kali
Kenal di Facebook, Gadis SMP Dicabuli Lima ABG

MEMPRIHAtINKAN : Satreskrim Polres Pandeglang mengamankan lima pelaku pencabulan terhadap gadis SMP, kemarin.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Seorang gadis SMP dicabuli secara bergilir oleh lima pemuda yang baru dikenalnya di media sosial Facebook. Gadis berinisial SM (16), warga Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang ini diperkosa oleh para pelaku di sebuah rumah di Desa Banjarwangi, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Senin (23/3) pukul 21.30 WIB.

Kelima pemuda ini masing-masing berinisial IW (14), IA (16), SN (20) warga Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, MI (16), warga Desa Cikoneng, dan AN (15) warga Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang. Kasat Reskrim Polres Pandeglang Iptu Mochamad Nandar menyebutkan, peristiwa pencabulan itu bermula saat korban dan pelaku AN berkenalan di Facebook. Kemudian korban diajak oleh pelaku untuk main ke Pantai Carita menggunakan motor.

Berawal dari perkenalan itu, kata Nandar, pelaku membujuk korban untuk main ke rumah temannya yakni MG (16) di Desa Banjarwangi, Kecamatan Pulosari. "Setelah mereka sampai di rumah temannya, korban disuruh masuk ke kamar kemudian AN masuk ke kamar untuk merayu dan mengancam korban apabila tidak mau disetubuhi tidak akan diantarkan pulang ke rumah," terang Nandar, Rabu (25/3).

Menurutnya, korban sempat menolak ketika diajak bersetubuh. Namun pelaku tetap memaksa mencabuli korban hingga tak berdaya. "Saat itu korban sempat menolaknya, namun pelaku tetap melancarkan nafsu bejatnya," katanya.

Setelah pelaku selesai mencabuli korban, dijelaskan Nandar, teman pelaku yakni IW, IA, SN dan MI ikut mencabuli korban secara bergiliran. "Empat teman pelaku malah ikut-ikutan mencabuli korban," tuturnya.

Pada saat SN menyetubuhi korban, lanjut Nandar, kelakuannya diketahui oleh Fajri salah satu anggota pemilik rumah yang berteriak mengundang kerumunan massa. "Masyarakat setempat datang dan berkumpul ke rumah Fajri dan mengamankan para pelaku," katanya.

Menerima informasi itu, menurut Nandar, keluarga korban tidak terima dengan kelakuan para pelaku dan melaporkannya ke pihak kepolisian. "Kasusnya sekarang sedang kami tangani," jelasnya.Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto menegaskan, kelima tersangka pencabulan tersebut menjalankan aksinya dengan cara bergantian terhadap korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku terancam 15 tahun penjara. "Kelima pelaku terkena Pasal 76D Jo Pasal 81 dan atau pasal 76E Jo Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016, perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tegasnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook