Banten Sport Climbing Ditunda Panitia

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Senin, 30 Maret 2020 - 15:04:23 WIB   |  dibaca: 54 kali
Banten Sport Climbing Ditunda Panitia

LATIHAN : Atlet panjat tebing Banten Rajiah Salsabila berlatih beberapa waktu lalu. Merebaknya virus korona juga membuat sejumlah perlombaan panjat tebing di Banten ditunda.

TANGERANG, BANTEN RAYA - Belum adanya tanda-tanda bakal menurunnya pandemi virus corona atau covid-19 di Provinsi Banten membuat Pengprov FPTI Banten menunda pelaksanaan Kejuaraan daerah Banten Sport Climbing Championship Seri-1 tahun 2020. Penundaan Kejuaraan yang semula akan digelar mulai 9-12 April 2020 di Papan Panjat Universitas Islam Syech Yusuf, Kota Tangerang dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Keputusan ini diambil selain berdasarkan surat permohonan penundaan dari Pengcab FPTI Kota Tangerang dan panitia pelaksana kejuaraan juga didasari pada kenyataan wilayah Tangerang Raya khususnya Kota Tangerang sebagai tempat pelaksanaan masuk status merah pandemi virus corona. Kota Tangerang menjadi daerah yang paling banyak warganya terpapar virus yang pertama menyebar di Kota Wuhan, China tersebut.

"Kita ingin menjadi bagian dari Indonesia yang tengah berusaha bersama memutus penyebaran wabah covid-19, dengan kesadaran penuh kami menunda pelaksanaan Banten Sport Climbing Championship Seri-1 sampai batas waktu yang belum ditentukan," beber Ronald Shandra, Ketua Pengprov FPTI Banten.

Pengprov FPTI Banten lebih memilih melindungi kesehatan atlet Banten yang merupakan aset masa depan olehraga panjat tebing. "Kejuaraan ini tujuan utamanya merupakan pembinaan atlet usia muda, dengan menunda kejuaraan kami melindungi aset masa depan kami," tegas Ronald.

Sementara Arsani Maidi Plt Ketua Pengcab FPTI Kota Tangerang mengamini pernyataan Ronald yang mengajukan surat penundaan kejuaraan. Arsani yang juga Ketua Harian Pengprov FPTI Banten menginginkan atlet panjat tebing Banten untuk fokus bersama keluarga untuk memutus penyebaran virus yang telah merengut jiwa 7 warga Banten dimana 4 di antaranya di Kota Tangerang."Kami harap atlet panjat tebing Banten fokus bersama-sama mengatasi penularan wabah ini, kami ingin Banten menjadi provinsi pertama yang tingkat penularannya menurun," ucap Arsani.

Lebih jauh dikemukakan Arsani, penundaan ini juga diiringi pengembalian uang pendaftaran peserta kejuaraan yang telah mencapai 127 peserta hingga medio Maret lalu. "Uang pendaftaran kami akan kembalikan 100 persen. Pendaftaran peserta terhenti saat penyebaran corona meningkat, jika sesuai rencana kami prediksi peserta akan mencapai 250 peserta," tutup Arsani. (rbnn/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook