Sekolah Sambut Baik Perpanjangan Belajar Daring

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 30 Maret 2020 - 15:13:26 WIB   |  dibaca: 372 kali
Sekolah Sambut Baik Perpanjangan Belajar Daring

Salah seorang peserta didik SMA di Banten menunjukan aplikasi belajar online, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Sejumlah sekolah nampaknya menyambut baik perpanjangan kegiatan belajar mengajar online, untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di wilayah Provinsi Banten.

Salah satunya adalah Rustomi Effendy, Kepala SMA Negeri 1 Jawilan. Menurutnya, kebijakan Pemprov Banten tentunya disambut baik, bahkan mendukung kebijakan tersebut. Pihak sekolah sudah merencanakan kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Jawilan dengan menerapkan sistem online."Saya menyambut baik kebijakan perpanjangan kegiatan belajar mengajar online. Di SMA Negeri 1 Jawilan menggunakan sejumlah aplikasi yang memudahkan guru dan peserta didik untuk belajar online," kata Tomi sapaan akrabnya kepada Banten Raya, Minggu (29/3).

Dalam kesempatan itu Tomi mengucapkan terima kasih kepada Dindikbud Banten yang memberikan kebebasan menggunakan aplikasi dalam menerapkan kegiatan belajar mengajar daring tersebut. Karena aplikasi Kelas Maya Saba Banten sulit untuk digukana karena tingginya pengguna."Oleh karena itu di SMA Negeri 1 Jwailan menggunakan group whatup, class room dan saba banten. Kepala Dindikbud memberikan kebebasan menggunakan aplikasi, hal yang penting jadwal kegiatan sekolah berjalan, dan anak-anak termonitor," ujarnya.

Ia mengaku kegiatan belajar mengajar menggunakan daring di SMA Negeri 1 Jawilan 98 persen diikuti oleh guru dan peserta didik. Jika pun ada yang tidak ikut disebabkan karena kondisi kesehatan peserta didik."Tapi bukan sakit corona, cuma sakit biasa. Tidak hanya menggunakan kelas online, kami juga memanfaatkan kekosongan waktu di sekolah dengan menyediakan sarana cuci tangan di depan kelas," tegasnya.

Senada disampaikan Kepala SMA Negeri 1 Cikande Mulyadi yang juga menggunakan kelas maya untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Cikande. Ini salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus covid-19 kepada peserta didik.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim telah memperpanjang masa belajar dari rumah bagi seluruh pelajar SMA/SMK/SKh se-Provinsi Banten yang menjadi kewenangan provinsi. Masa belajar dari rumah yang sebelumnya berlangsung hingga 30 Maret 2020, telah diperpanjang mulai 31 Maret 2020 hingga 1 Juni 2020 mendatang.

Diketahui, perpanjangan masa libur tersebut tertera pada Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Waktu Libur Proses Mengajar Belajar di Sekolah tertanggal 27 Maret 2020. Ingub tersebut diterbitkan atas dasar Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor: SR.02.02/270/2020 tanggal 28 Januari 2020 tentang Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Novel Corona Virus (2019-nCov), Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19),

Surat Telegram Kepolisian Republik Indonesia Nomor: ST/868/III/KEP/2020 tangga; 13 Maret 2020 tentang Mengantisipasi virus Copvid-19, Keputusan Gubernur Banten Nomor: 443/Kep.114-Huk/2020 Tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa Corona (Covid-19) di Wilayah Provinsi Banten dan Instruksi Gubernur Banten Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perintah Meliburkan Proses Belajar Mengajar di Sekolah.

“Atas dasar surat itu dan memperhatikan kondisi objektif penyebaran Covid-19, saya telah menginstruksikan Kepala Dindikbud Provinsi Banten agar memperpanjang libur sekolah yang menjadi kewenangan Provinsi Banten dari yang semula sampai 30 Maret 2020, diperpanjang dari 31 Maret hingga 1 Juni 2020 mendatang,” tutur Gubernur.

Gubernur berharap, perpanjangan masa belajar dari rumah ini dapat digunakan sebaik-baiknya oleh para siswa dan orangtua dapat mengawasinya dengan baik, agar berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas di Provinsi Banten.

“Saya harap orangtua dapat ikut mengawasi agar anak-anaknya menaati aturan ini. Karena ini demi keselamatan kita bersama dan upaya kita melindungi generasi bangsa,”ujarnya
Kepala Dindikbud Provinsi Banten M Yusuf menjelaskan, menindaklanjuti Ingub nomor 2 tahun 2020 tersebut, pihaknya telah mengeluarkan surat nomor 420/1070-Dindikbud/2020 perihal Perpanjangan Waktu Belajar dari Rumah pada Masa Darurat Covid-19 yang ditujukan kepada Kepala SMA/SMK/SKh, Pengawas dan Kepala Cabang Dinas se-Provinsi Banten tertanggal hari ini, Sabtu, 28 Maret 2020.

Tidak hanya memperpanjang masa belajar dari rumah, tapi juga berlaku untuk penentuan kelulusan, kenaikan kelas, USP, UKK, PPDB dan BOS pada masa darurat Covid-19 sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) nomor 4 tahun 2020.

“Sehingga, proses belajar dari rumah diperpanjang sampai tanggal 29 Mei 2020 dan masuk kembali ke sekolah pada Selasa, 2 Juni 2020. Kegiatan belajar di rumah dilakukan dengan memanfaatkan portal RUMAH BELAJAR yang dikembangkan oleh Pusdatin Kemdikbud pada aplikasi //http.belajar.kemdikbud.go.id/SabaBanten/ atau aplikasi lain yang mendukung

pembelajaran daring,”papar Yusuf Nantinya, lanjut Yusuf, pengawas dan Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan SMA/SMK/SKh melakukan monitoring, evaluasi dan pendampingan pada Satuan Pendidikan yang menjadi binaannya serta melaporkan kepada Kepala Dindikbud melalui email uptdtikp@gmail.com dan Kepala Cabang Dinas masing-masing wilayah kerja.

Selain itu, guru diminta agar mengoptimalkan kegiatan pembelajaran daring/online dan melaporkan secara berkala kepada Kepala Sekolah dan Pengawas.“Jika sebelum tanggal 29 Mei 2020 kondisi darurat bencana wabah Covid-19 berakhir, maka akan diterbitkan kebijakan baru,”imbuhnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook