Jadi Area Kumpul, Tempat Hiburan Dibubarkan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 30 Maret 2020 - 15:33:14 WIB   |  dibaca: 169 kali
Jadi Area Kumpul, Tempat Hiburan Dibubarkan

DIBUBARKAN : Kepolisian membubarkan aktivitas warga di salah satu restoran di wilayah hukum Polsek Cikande, Sabtu (28/3) malam. Pembubaran itu, dalam upaya pencegahan virus korona.

SERANG, BANTEN RAYA - Polres Serang Kota dan Polres Serang membubarkan tempat hiburan malam, maupun restoran di wilayah hukum masing-masing, Sabtu (28/3) malam. Penindakan tegas tersebut, lantaran kepolisian masih menemukan adanya aktivitas massa di lokasi tersebut, padahal sesuai intruksi Kapolri sudah tidak ada lagi kegiatan guna mengantisipasi penyebaran virus korona atau Covid 19.

Kapolres Serang AKBP Edhi Cahyono mengatakan pihaknya melakukan pembubaran dan pemasangan garis polisi di tempat hiburan malam di Cafe Alexxa. Tindakan itu bagian dari upaya Polri mencegah penyebaran virus korona di wilayah Banten."Kami sebagai aparat kepolisian harus tegas, tadi malam Cafe Alexxa saya police line karena masih buka," katanya kepada Banten Raya melalui sambungan telpon selulernya, Minggu (29/3).

Menurut Edhi, saat ini Provinsi Banten telah ditetapkan KLB Covid-19, selain itu Kapolri juga telah mengeluarkan maklumat, sehingga pihaknya harus bertindak tegas menutup tempat hiburan malam di Kota Serang karena berpotensi terjadinya perkumpulan masyarakat dalam jumlah yang banyak.

"Kita juga melakukan pemasangan maklumat Kapolri tersebut agar masyarakat memahami bahwa pengumpulan massa itu bisa memudahkan menularnya virus korona," ujarnya.
Edhi menegaskan, jika masih ditemukan adanya aktivitas hiburan malam, kepolisian tidak segan-segan memberi tindakan tegas kepada para pengelola tempat hiburan malam di Kota Serang yang masih membuka usahanya."Kita terapkan aturan-aturan dan pasal-pasal KUHP bahwa maklumat dari Bapak Kapolri sudah jelas, untuk menutup tempat-tempat keramaian," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cikande Kompol Muhammad Ridzky Salatun mengatakan pihaknya membubarkan aktivitas di restoran Dapur Indah, Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, dan beberapa tempat lainnya, agar tidak ada lagi kegiatan yang melibatkan banyak orang."Kota berikan imbauan ke restoran yang masih buka, untuk tidak berkerumun di suatu tempat. Hindari pertemuan yang melibatkan banyak orang," katanya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook