Kembangkan Usaha, PT SBM Ngutang ke Bjb

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 01 April 2020 - 12:58:30 WIB   |  dibaca: 110 kali
Kembangkan Usaha, PT SBM Ngutang ke Bjb

KELOLA PELABUHAN : Direksi PT SBM bersama direksi PT Inter Trias meninjau kegiatan pemerataan lahan pelabuhan di Kecamatan Puloampel, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Serang Berkah Mandiri (SBM) melakukan peminjaman modal usaha ke Bank Jabar Banten (BJB) untuk membiayai kegiatan usaha yang sedang dikerjakan dan untuk membiayai kebutuhan operasional perusahaan. Peminjaman dilakukan karena saat ini PT SBM belum mendapat penambahan penyertaan modal dari Pemkab Serang.

Komisaris PT SBM Isbandi Ardiwinata Mahmud membenarkan jika pernah melakukan peminjaman modal usaha ke BJB namun pinjaman tersebut telah dikembalikan. “Kita sempat mengajukan kredit ke BJB untuk kebutuhan operasional. Pinjamannya tidak begitu gede untuk menutupi kegiatan saja. Cuman di bawah Rp3 miliar tapi sekarang sudah kita kembalikan,” kata Isbandi, Selasa (31/3).

Ia menjelaskan, saat ini PT SBM untuk bisa membiayai kegiatannya lebih banyak melakukan inisiasi permodalan sendiri, baik melalui pihak ketiga termasuk melakukan penggalian potensi yang ada di PT SBM. “Kita tidak terlalu fokus pada permintaan penyertaan modal dari pemda, tapi lebih fokus mengoptimalkan potensi yang ada. Ada beberapa kegiatan yang sedang berjalan seperti kerjasama dengan PT Trias di Puloampel,” ujarnya.

Selain itu, PT SBM juga sedang berinisiasi memunculkan potensi daerah untuk dikembangkan menjadi usaha yang nantinya bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) bagi Pemkab Serang. “Mudah-mudahan ke depan SBM bisa lebih maju dan bisa memberikan deviden kepada pemerintah daerah. Kalau kebutuhan modal pasti ada tapi kita upayakan secara mandiri dulu,” tuturnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Imam Ghojali mengatakan, panitia khusus (pansus) DPRD Kabupaten Serang masih membahas raperda penyertaan modal untuk BUMD. “Pansus masih terus bekerja untuk merampungkan raperda penyertaan modal, tapi kan BUMD mana saja yang nanti dikasih modal itu tergantung hasil kajian. Apakah PT SBM sama PT LKM Ciomas dikasih modal itu keputusannya ada di pansus,” katanya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook