Kerahkan 15 Water Cannon, Polda Semprot Disinfektan di 56 Lokasi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 01 April 2020 - 13:15:44 WIB   |  dibaca: 120 kali
Kerahkan 15 Water Cannon, Polda Semprot Disinfektan di 56 Lokasi

SISIR JALAN : Kendaraan water cannon milik Brimob Polda Banten melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan wilayah Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (31/3).

SERANG, BANTEN RAYA - Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan polres jajaran melakukan penyemprotan disinfektan secara serentak di 56 lokasi seluruh Banten, Selasa (31/3). Kegiatan penyemprotan dilakukan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai dan mencegah penyebaran virus korona sebagaimana tertulis dalam maklumat Kapolri.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, total ada 65 unit kendaraan yang digunakan untuk melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di antaranya 15 water cannon (AWC), sisanya roda empat dari Polda, Brimob, Ditlantas Polda Banten, dan Ditsamapta Polda Banten, kemudian dari DitSamapta Polda Banten, Ditlantas Polda Banten dan bantuan mobil pemadam kebakaran pemda.

"TNI-Polri siap mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam memutus rantai penularan Covid-19 ini. Semoga dengan adanya penyemprotan serentak ini, dapat mencegah penularan virus korona ini," katanya kepada Banten Raya di Mapolda Banten, Selasa (31/2).

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Banten AKBP Dwi Yanto Nugroho mengatakan untuk setiap water cannon, pihaknya mengisi sekitar 6.000 liter disinfektan. "Kita (Brimob) menerjunkan 1 unit water cannon dan 2 unit kendaraan kimia, biologi, dan radio aktif (KBR) dengan jumlah anggota yang kita terjunkan sebanyak 100 orang," katanya.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, penyemprotan disinfektan juga melibatkan personil Kodim 0602 dan Pemkab Serang dengan mengerahkan enam unit kendaraan pemadam kebakaran. "Kita libatkan petugas seluruhnya sebanyak 250 personil dari unsur TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, kemudian juga perwakilan dari masing-masing perusahaan," katanya.

Menurut Mariyono, gerakan penyemprotan disinfektan secara masif akan dilakukan setiap hari. Sasaran penyemprotan sepanjang lokasi-lokasi yang rawan terjadinya penyebaran virus corona maupun virus lainnya yang membahayakan kesehatan masyarakat. "Rutenya sampai Petir, kenapa sampai sana karena daerah Petir orang dalam pantauan atau ODP nya sangat banyak," ujarnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook