Nelayan Panen Ikan Layur dan Cumi

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 02 April 2020 - 15:19:37 WIB   |  dibaca: 378 kali
Nelayan Panen Ikan Layur dan Cumi

MELIMPAH : Para nelayan panen cumi-cumi dan ikan layur di TPI Panimbang, Rabu (1/3).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Nelayan Pandeglang selatan sepekan terakhir panen ikan layur dan cumi-cumi. Sayangnya, hasil tangkapan mereka tidak bisa dijual ke luar daerah karena terdampak virus korona.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Suaedi Kurdiatna mengatakan, hasil tangkapan ikan para nelayan cukup melimpah, terutama ikan layur dan cumi-cumi. Namun penjualan ikan tersebut mengalami penurunan. "Ya, ikan laut banyak. Tapi ikan biasanya dikirim ke Jakarta banyak yang setop. Akhirnya, ikan yang ada hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal," kata Suaedi, saat memantau kebutuhan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Panimbang, Rabu (1/4).

Suaedi memastikan, di tengah mewabahnya virus korona, kebutuhan ikan laut untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang tercukupi. "Sangat terpenuhi. Apalagi ikan tidak dibawa keluar daerah. Yang menjadi masalah, bakul (penampung ikan laut) yang biasa lelang kekurangan uang karena mereka hanya mengandalkan pembelian dan penjualan ikan secara lokal," terangnya.

Menurutnya, di tengah mewabahnya virus korona, harga ikan laut mengalami penurunan, sehingga sangat berdampak terhadap omset penjualan. "Harga ikan agak murah. Untuk cumi biasanya dijual Rp100 ribu per kilogram, sekarang turun menjadi Rp60 ribu per kilogram," ungkapnya.

Meski begitu, Suaedi berjanji, dinasnya akan berupaya memaksimalkan agar hasil tangkapan ikan nelayan dapat terjual. Di sela-sela peninjauan TPI, Suaedi mengingatkan, para nelayan untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih. "Mudah-mudahan banyak yang beli. Nelayan harus tetap waspada, selalu cuci tangan dan jaga jarak sebagai pencegahan dari virus korona," ujarnya.

Wakil Ketua Paguyuban Nelayan Kecamatan Labuan Herman membenarkan, saat ini cuaca relatif normal, sehingga tangkapan ikan nelayan melimpah. Namun membuat harga ikan menurun. "Tangkapan ikan banyak, tapi penjualan menurun," katanya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook