Dua Oknum PNS Cilegon Diamankan

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Jumat, 03 April 2020 - 14:53:05 WIB   |  dibaca: 926 kali
Dua Oknum PNS Cilegon Diamankan

CILEGON, BANTEN RAYA- Dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan dua tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon diamankan oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon setelah diduga mencuri 120 boks masker bedah milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon.

Informasi yang dihimpun Banten Raya, PNS yang menyelundupkan masker di gudang Dinkes Kota Cilegon berinisial LL (38), NS (39) yang merupakan pegawai di Dinkes Kota Cilegon. Sementara, dua lainnya yang merupakan THL yang turut serta diamankan yaitu berinisial MJ (39) dan AW (35).

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Zamrul Aini mengatakan, setelah dicuri, keempatnya kemudian menjual masker yang semestinya dibagikan ke tenaga medis di puskesmas tersebut. “Kita mendapat laporan dari dinkes stok masker di gudang dinkes tidak ada, kami tindak lanjuti,” kata Zamrul, kemarin petang.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, kata Zamrul, petugas ke lapangan dan meminta keterangan kepada pegawai penjaga gudang. "Ada 120 boks (yang hilang), satu boks masker berisi 50 helai. Kita amankan dua PNS dan dua THL, masih dalam pemeriksaan. Ada yang dijual lewat online, yang dijual sudah banyak masih kita dalami jual ke mana saja,” kata Zamrul.

Ia menambahkan, selain empat orang yang diamankan, pihaknya juga mengamankan satu bungkus plastik bening berisikan 50 helai asker dan satu bungkus plastik bening berisikan 13 helai masker. “Mereka terlibat dalam pencurian dalam pemberatan dan melanggar 363 dan atau 374 KUHP,” imbuhnya.

Kepala Dinkes Kota Cilegon Arriadna mengatakan, awal diketahui hilangnya masker saat pihaknya melakukan pengecekan ke gudang milik Dinkes Cilegon untuk persiapan distribusi ke puskesmas-puskesmas. “Senin (30/3), kita cek ke gudang ternyata kosong. Itu masker buat puskesmas. Ada 120 dus yang hilang,” terang perempuan yang biasa disapa dokter Nana.

Nana menjelaskan, pihaknya melaporkan kehilangan tersebut ke Polres Cilegon kemudian ditindaklanjuti oleh Polres Cilegon. Ada beberapa pegawai dimintai keterangan dan empat pegawai dibawa ke Polres Cilegon. “Dua statusnya PNS, dua itu THL. Kita serahkan ke ahlinya (Polres Cilegon -red),” tuturnya.

Ia sangat menyayangkan atas kasus pencurian tersebut. Sebab, saat ini masker yang menjadi salah satu alat pelindung diri (APD) sangat dibutuhkan oleh tenaga medis. Barangnya juga saat langka di pasaran. “Ini kok malah dijual. Ini membuat kami terluka,” tuturnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook