Mau Jual Motor Curian Malah Ditangkap Polisi

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Minggu, 05 April 2020 - 20:09:45 WIB   |  dibaca: 774 kali
Mau Jual Motor Curian Malah Ditangkap Polisi

DARI KEPOLISIAN UNTUK BANTEN RAYA DIAMANKAN - Barang bukti satu unit motor hasil curian diamankan polisi, dari pelaku.

SERANG, BANTENRAYA- Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Serang berhasil mengamankan HS (25), pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Cikande. Pelaku diamankan di rumahnya di Desa Manglid, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang saat hendak menjual motor hasil curian.

Kapolres Serang AKBP Mariyono mengatakan, penangkapan pelaku pencurian sepeda motor tersebut bermula dari laporan Ahmad Patoni (47), warga Perum Graha Cisait, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada 12 Maret 2020, ke Mapolsek Cikande. "Korban melaporkan jika motor Honda Vario A 5852 GT terpakir di dalam toko Banjar Jaya Meubel di Jalan Raya Rangkasbitung KM 2, Pasar Banjar Cikande hilang dicuri," katanya kepada Banten Raya, Jumat (3/4).

Berbekal dari laporan tersebut, Tim Resmob yang diperbantukan untuk mengungkap kasus pencurian di wilayah Polsek Cikande itu langsung bergerak melakukan pencarian. "Dari hasil penyelidikan Tim Resmob yang dipimpin Ipda Neo Aditya Kuntar, mendapatkan informasi dari masyarakat ada yang menawarkan Honda Vario dengan harga murah. Setelah dicek, ternyata motor yang ditawarkan itu identik dengan motor milik Ahmad Patoni," tambahnya.

Mariyono menjelaskan, setelah mendapatkan identitas penjual, Tim Resmob langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka di rumahnya di Kabupaten Pandeglang pada Kamis (2/4) malam. Berikut barang buktinya, tersangka langsung diamankan ke mapolres untuk dilakukan pengembangan. "Dari tersangka diamankan barang bukti 1 unit Honda Vario, kunci letter T, kunci kontak asli serta sebilah pisau berserangka. Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, tersangka berikut barang buktinya diamankan di rutan Mapolres Serang," jelasnya.

Mariyono mengungkapkan, pelaku melancarkan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan karyawan toko. Saat kejadian, motor korban terpakir di dalam toko dengan posisi kunci kontak menggantung di lubang kunci motor.  "Karena kunci kontak menempel di kendaraan, pelaku dengan mudah membawa kabur motor korban, dengan terlebih dahulu menuntun motor ke luar toko. Pencurian motor ini baru diketahui setelah salah seorang karyawan hendak mengantarkan barang," ungkapnya.

Mariyono menegaskan, pencurian kendaraan bermotor tersebut dilakukan oleh tersangka sekitar jam 21.00. Tersangka juga mengakui motor hasil curian tersebut sedang ditawarkan kepada peminat namun belum sempat terjual keburu ditangkap. "Untuk menghindari kecurigaan pembeli, plat nopol asli sengaja saya copot. Kalau motor terjual, uangnya akan saya pakai untuk keperluan sehari-hari," tegasnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook