Gas Elpiji Tiga Kilogram Tembus Rp 35 Ribu

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Minggu, 05 April 2020 - 20:41:00 WIB   |  dibaca: 142 kali
Gas Elpiji Tiga Kilogram Tembus Rp 35 Ribu

DOKUMEN/BANTEN RAYA Pihak Disperindag Lebak sedang melakukan pengawasan gas elpiji disalah satu pangkalan di Cimarga, belum lama ini.

LEBAK, BANTEN RAYA- Harga gas elpiji ditingkat pengecer di wilayah Kecamatan Cimarga saat ini mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu. Akibat kondisi tersebut, masyarakat kalangan tidak mampu menjadi terbebani. Padahal harga ges elpiji tiga kilogram dari agen ke pangkalan hanya Rp 14.800 per tabung. Sedangkan harga dari pangkalan ke pengecar hanya Rp 16.000 per tabung.

Warga Kecamatan Cimarga Dudung Abdul Haris mengungkapkan, sejak satu pekan belakangan ini, masyarakat kurang mampu di Cimarga mengeluhkan harga gas elpiji bersubsidi tersebut terbilang tinggi. Padahal dirinya tahu bahwa harga jual dari pangkalan ke pengecer hanya Rp16.000 pertabung.

“Saya rasa bila pengecer menjual ke masyarakat Rp 18.000 atau Rp 19.000 pertabungpun, masih memiliki keuntungan. Tetapi pada kenyataanya di lapangan dijual hingga Rp 30 ribu, bahkan sampai Rp 35 ribu per tabung,” ungkap Dudung, Jumat (3/4).

Agar kondisi tersebut tidak berlanjut, pihaknya meminta Dinas Perinduatrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak serta para pemilik pangkalan gas elpiji untuk tidak melayani pengecer yang kerap mengambil keuntungan dengan cara membebani masyarakat kurang mampu. “Saya harapkan pula, para pengecer di Kecamatan Cimarga dipantau serta diawasi agar mereka tidak seenaknya menaikan harga gas elpiji tiga kilogram,” harapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Lebak Agus Reza mengatakan, pihaknya sudah seringkali mengimbau pemilik pangkalan untuk menekan harga kepada para pengecer agar tidak memperjualbelikan gas elpiji tiga kilogram seenaknya.

“Kondisi tersebut, biasanya ada oknum pengecer yang melakukan. Sebab bila di level agen maupun pengecer tidak akan berbuat seenaknya, karena memang harga didua level tersebut ada aturan harga yang harus mereka taati,” terang Agus. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook