Industri Otomotif Perkuat Penawaran Daring 

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Minggu, 05 April 2020 - 21:11:49 WIB   |  dibaca: 42 kali
Industri Otomotif Perkuat Penawaran Daring 

Facebeook Daru Harut untguk Banten Raya TERGERUS KORONA : Sekretaris Asosiasi Otomotif Banten (AOB) sekaligus Business Manager Mitsubishi Serang Daru Harti berpose disamping Mitsubishi Xpander Cross, salah satu varian baru yang dikeluarkan Mitsubishi, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA -  Penyebaran wabah virus korona (Covid-19) turut memukul industri otomotif di Banten. Akibatnya, penjualan kendaraan roda empat, baik kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga melambat. Hal ini diungkapkan Sekretaris Asosiasi Otomotif Banten (AOB) Daru Harti kepada Banten Raya, Rabu (1/4). “Dampak penyebaran Covid-19 ini memang sangat mempengaruhi penjualan. Akibatnya permintaan (kendaraan) turun,” ujar Daru Harti.

Business Manager Mitsubishi Serang ini mengatakan, penjualan di dilernya pun mengalami koreksi sekitar 20 persen. “Kalau dibandingkan dengan bulan sebelumnya turunnya kurang lebih sekitar 20 persen. Jadi (Covid-19-red) ya sangat berdampak. Apalagi sudah ada kebijakan sistem work from home (WFH). Kalau di kami Mitsubishi WFH-nya tidak full, ada yang sebagian tetap masuk dan ada yang sebagian kerja dari dirumah,” ungkap mantan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Ditambah kata Daru, karena ada kebijakan WFH tersebut, sebagian konsumennya membatalkan dan melakukan penundaan surat pemesanan kendaraan (SPK) karena proyek yang dikerjakan turut terdampak korona.  “Itu karena ada beberapa perusahaan yang joint usaha itu ada yang melakukan isolasi wilayah (lock down). Jadinya kebutuhan (kendaraan) ada sedikit perubahan. Tentu secara otomatis kontribusi penjualan sedikit turun,” katanya.

Daru menambahkan, tak hanya dialami dilernya, hampir seluruh diler dan merek otomotif ikut terdampak. “Iya ini dialami semua. Bahkan beberapa diler di Jakarta itu sudah mulai menerapkan WFH full dengan tidak ada sales yang masuk kerja. Tapi kalau di Banten masih pakai sistem shift,” katanya.

Untuk menyiasati lesunya penjualan akibat korona tersebut lanjut Daru, pemasaran produk dilakukan dengan secara daring atau memanfaatkan media sosial. “Jadi penawaran kepada konsumen itu tidak lagi dengan hard selling tapi lebih memaksimalkan media promosi digital, baik facebook, instagram, ataupun website, dan kami juga mengupayakan tidak mengharuskan konsumen datang ke diler, tapi cukup komunikasi dengan media online saja, kami siap melayani pembelian kendaraan Mitsubishi,” tutup Daru. (ismet)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook