Dishub Bakal Awasi Pergerakan Pemudik

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 06 April 2020 - 12:24:47 WIB   |  dibaca: 119 kali
Dishub Bakal Awasi Pergerakan Pemudik

CEK SUHU TUBUH: Kepala Dishub Kota Serang Maman Luthfi (tiga dari kanan) mengecek suhu tubuh penumpang di Terminal Pakupaten Kota Serang, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA- Menyusul merebaknya penyebaran corona virus diseases (Covid-19) atau virus korona, Pemkot Serang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang berencana melakukan pengawasan terhadap pergerakan para pemudik maupun warga yang keluar maupun masuk Kota Serang.

Kepala Dishub Kota Serang Maman Luthfi mengatakan, ada beberapa poin yang harus dipatuhi oleh para pelaku transportasi umum, di antaranya yaitu mewajibkan para sopir bus antar kota untuk menaikkan maupun menurunkan penumpang di Terminal Pakupatan Kota Serang. “Jadi tidak ada yang naik atau turun penumpangnya di daerah patung, tol Serang Timur, atau di pinggir jalan. Semuanya harus di terminal tipe A Pakupatan,” ujar Maman, Sabtu (4/4).

Menurutnya, angkutan umum yang berasal dari luar Kota Serang pun diwajibkan untuk masuk ke terminal tipe C yang ada. Hal ini untuk menata trayek angkutan supaya tidak keluar dari trayeknya."Untuk angkutan yang berasal dari Ciomas dan Pandeglang, itu harus masuk ke terminal Cipocok. Sedangkan untuk yang berasal dari Cilegon, wajib masuk ke terminal Kepandean,” ucap dia.

Maman menjelaskan, diberlakukannya aturan tersebut karena merupakan tindak lanjut instruksi yang dikeluarkan oleh Walikota Serang Syafrudin, agar para pemudik maupun pergerakan dari dan keluar Kota Serang dapat terpantau. “Itu akan menjadi perhatian. Insya Allah itu semua akan kami lakukan secara intensif. Pola ini dilakukan karena memang kami belum bisa membatasi secara keseluruhan, karena Kota Serang seperti disebutkan oleh dinkes, bukan wilayah pandemis,” jelasnya.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang dibebani tugas untuk mengedukasi masyarakat bahwa virus korona merupakan wabah yang harus dilawan bersama-sama. Salah satunya yaitu dengan tidak melakukan mudik.“Pak Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemendagri juga mengatakan bahwa Forkopimda harus lebih intens dalam melakukan sosialisasi Covid-19. Selain itu juga Pak Sekjen bilang untuk jangan ada yang mudik,” ujar Syafrudin. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook