Banyak Warga Belum Paham Korona

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 06 April 2020 - 12:26:17 WIB   |  dibaca: 88 kali
Banyak Warga Belum Paham Korona

PENYEMPROTAN: Relawan PMI Kota Serang menyemprotkan disinfektan di Kecamatan Cipocok Jaya beberapa hari lalu.

SERANG, BANTEN RAYA- Masih banyak warga Kota Serang yang belum memahami bagaimana virus korona menular dan bagaimana menanganinya. Hal ini sesuai dengan hasil asesmen yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 pada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang.

"Ini terjadi karena minimnya pelayanan edukasi yang sampai ke masyarakat dari pemerintah," kata Komandan Satgas Pencegahan Covid-19 PMI Kota Serang M Suryaman, Minggu (5/4).
Selain itu, PMI Kota Serang juga menemukan fakta maraknya pembuatan desinfektan dan penyemprotan disinektan mandiri yang dilakukan warga, namun tidak mengindahkan prosedur yang benar.

"Padahal, ini berpotensi menjadi masalah baru untuk kesehatan masyarakat dan potensi pencemaran lingkungan yang akan mengakibatkan keberlangsungan mahluk hidup akan terancam," katanya.

Suryaman mengungkapkan, terhitung sejak 23 Maret sampai 5 April 2020, PMI Kota Serang telah melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan desinfektan gratis, penyemprotan desinfektan gratis, edukasi tentang virus Covid-19, dan cara penanggulangannya.

PMI Kota Serang juga menyediakan hotline tentang prosedur penyemprotan desinfektan, hotline konsultasi perawatan mandiri pasien Covid-19 ringan, dan bimbingan teknis tata cara penggunaan dan pelepasan APD serta teknik penyemprotan desinfektan secara benar.

Banyaknya permintaan penyemprotan gratis dari masyarakat, instansi pemerintah, dan pihak swasta  yang diterima oleh Satgas Pencegahan Covid-19 PMI Kota Serang. Tercatat permintaan yang masuk per 2 April 2020 sebanyak 132 pemohon, baru terlayani sebanyak 63 pemohon dengan jumlah lokasi penyemprotan 225 lokasi yang baru terselesikan. Sedangkan untuk pemohon desinfektan gratis sebanyak 60 pemohon terpenuhi seluruhnya dengan jumlah desifektan yang dibagikan sebanyak 330 liter.

Komandan Satuan Siaga Bencana (Satgana) PMI Kota Serang Deni Arisandi mengatakan, guna mengatasi masalah ini pemerintah daerah sebaiknya  tidak hanya mengandalkan petugas dalam mengedukasi warga terkait virus korona, namun perlu mendorong partisipasi aktif pegawai pemerintah daerah yang bekerja dari rumah (work from home) agar bekerja aktif membantu penanganan dan pencegahan Covid-19 secara bersama-sama.

Menurutnya, pegawai pemerintah daerah yang work from home dituntut produktif memberikan edukasi kepada masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka sehingga penghasilan yang diterima oleh pegawai yang work from home tidak sia-sia dan penanganan Covid-19 di daerah akan lebih cepat dan terkendali.

"Pegawai pemerintah daerah yang WFH (work from home) seharusnya dibekali tentang pengetahuan Covid-19 dan cara penanggulangannya, pengetahuan tentang tata cara penggunaan disinfektan yang benar, pengetahuan tentang pola hidup sehat yang harus dilakukan masyarakat sehari-hari," kata Deni. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook