Lingkungan Cimuncang Sidomuncul Langganan Banjir

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 06 April 2020 - 12:28:08 WIB   |  dibaca: 61 kali
Lingkungan Cimuncang Sidomuncul Langganan Banjir

LANGGANAN BANJIR: Petugas BPBD Kota Serang mengecek banjir di Lingkungan Cimuncang Sidomuncul RT 004/020, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, yang merendam rumah warga, Minggu (5/4). Lingkungan Cimuncang Sidomuncul selalu kebanjiran setiap turun hujan deras.

SERANG, BANTEN RAYA- Lingkungan Cimuncang Sidomuncul RT 004/020, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, terendam banjir pasca diguyur hujan deras, Minggu (5/4). Akibatnya 12 rumah warga di lingkungan tersebut tergenang air banjir hingga masuk ke dalam rumah. Beruntung, kurang dari dua jam air sudah mulai surut dan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan.

Seorang warga sekitar Hasan mengatakan, di lingkungannya langganan banjir ketika hujan deras mengguyur wilayahnya. Hal itu terjadi lantaran gorong-gorong sebagai penyalur air meluap karena tersumbat oleh sampah yang dibuang sembarangan oleh warga.“Tapi banjirnya cuma sesaat saja, tidak lama. Karena memang gorong-gorong ini kan kecil, jadi kalau hujan besar airnya meluber ke jalan, terus masuk ke rumah warga,” ujar Hasan kepada wartawan.

Ia mengaku bahwa warga sudah terbiasa dengan banjir tersebut, sehingga mereka tetap berjaga ketika hujan turun.“Karena memang sudah biasa, ya kami sudah tidak kaget. Warga juga sudah terbiasa, terus kan memang kalau banjir tidak terlalu tinggi, ya jangan sampe juga. Mudah-mudahan pemerintah bisa menemukan solusi terbaik saja buat kami,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Diat Hermawan mengungkapkan, berdasarkan laporan anggota tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Serang, banjir diakibatkan karena kondisi gorong-gorong yang sempit dan tumpukan sampah.“Sehingga mengalami penyumbatan dan terjadinya banjir di lingkungan tersebut,” ungkap Diat.

Ia menyebutkan, ketinggian banjir tersebut sekitar 50 sampai 60 centi meter, dan sudah mulai surut pada pukul 13.40.“Rumah yang terendam banjir sebanyak 12 unit, kemudian 25 kepala keluarga (KK) atau 70 jiwa. Kejadian mulai pukul 11.40 dan pukul 13.40 sudah berangsur surut, jadi tidak lama,” sebut dia.

Diat menjelaskan, penanganan terkait drainase merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang.“Kalau penanganan drainasenya bukan ranah BPBD. Selain pendataan dan pelaporan, kami juga siap untuk pertolongan dan evakuasi,” terangnya.

Anggota TRC BPBD Kota Serang Nawawi yang terjun langsung ke lokasi kejadian membenarkan daerah itu langganan banjir. "Tapi tidak pernah lama, langsung surut. Jadi hanya sesaat saja banjirnya ketika hujan turun, dan itu pun kalau hujan deras,” katanya. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook