Wakil Walikota Dikerjai Warga

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 06 April 2020 - 12:37:25 WIB   |  dibaca: 177 kali
Wakil Walikota Dikerjai Warga

KEJUTAN ULANG TAHUN : Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin menenangkan warga Persada Banten, Kota Serang, yang terlibat aksi adu mulut, Minggu (5/4).

SERANG, BANTEN RAYA - Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin terlihat bingung ketika ada dua warga yang terlibat adu mulut. Hal itu terjadi setelah ia selesai menyemprotkan bio disinfektan guna mencegah virus korona di jalan utama perumahan Persada Banten di Kecamatan Walantaka, Minggu (5/4) siang. Salah seorang warga menunjuk-nunjuk warga lain dan mengajak duel. "Saya enggak takut. Ayo berantem," kata salah seorang warga.

Subadri pun memanggil salah seorang warga yang adu mulut dan menanyakan apa yang mereka ributkan. Sementara seorang warga lainnya yang masih terlihat emosi masih ngoceh dan mengancam. Subadri pun memanggil warga itu untuk duduk bersama.

Subadri menasehati keduanya agar tidak ribut dan berkelahi. Warga yang dipanggil terakhir masih tidak bisa tenang dan emosi. Ia mengambil sebuah mangkuk berisi gerem asem dan menumpahkan isinya. Ia hendak memukulkan mangkuk itu kepada warga yang ribut dengannya.

Sebelum mangkuk itu sempat mendarat di kepala warga yang menjadi sasaran terdengar nyanyian selamat ulang tahun. "Selamat ulang tahun kami ucapkan. Selamat panjang umur kami kan doakan," sebagian warga terdengar bernyanyi. Dua orang tampak membawa dua kue ulang tahun lengkap dengan lilin yang masih menyala. Mendengar nyanyian ini Subadri sadar dia telah dikerjai warga di hari ualng tahunnya.

Subadri mengatakan bahwa ia tidak menyangka kalau ia akan dikerjai oleh warga di hari ulang tahunnya. Ia sendiri mengaku sudah lupa kalau hari ini adalah hari ualng tahunnya. "Nggak nyangka. Saya pikir udah semalem (perayaan ulang tahunnya-red)," katanya.

Ia mengaku awalnya bingung mengapa ada warga yang ribut dan hendak berkelahi. Apalagi perkelahian itu terjadi di depan hidungnya sendiri. Bahkan sempat ada lempar-lempar kursi sehingga membuat suasana semakin tegang. Namun setelah melihat kue ulang tahun ia sadar telah dikerjai. "Saya ucapkan terima kasih ke PWKS (Pokja Wartawan Kota Serang-red), ke warga, yang sudah ngasih kejutan," katanya.

Acara penyemprotan bio disinfektan yang diakhiri dengan perayaan ulang tahunnya itu menjadi perayaan yang berkesan. Apalagi dihadiri unsur muspika dan warga. "Saya agak kaget dikerjain tadi tapi enjoy," katanya tersenyum.

Sementara itu dalam penyemprotan bio disinfektan kemarin, Subadri mengatakan bahwa penyemprotan disinfektan untuk seluruh warga Kota Serang masih berjalan. Ini dilakukan sebagai ikhtiar dalam menghilangkan penyebaran virus korona di Kota Serang. “Ini ikhtiar dalam rangka menyelamatkan warga Kota Serang,” katanya.

Penyemprotan ini menurut Subadri juga untuk membuat masyarakat tenang dan tidak panik terhadap kemungkinan penyebaran Covid-19. Ia berharap dengan kondisi masyarakat yang tenang akan membuat imun masyarakat lebih kuat sehingga tidak mudah terserang Covid-19. “Saya beberapa kali ngobrol dengan tenaga kesehatan katanya kalau imun kuat masyarakat wabah korona tidak akan mudah masuk ke diri masyarakat Kota Serang,” kata mantan Ketua DPRD Kota Serang ini.

Upaya lain penyemprotan serempak dilakukan secara rutin setiap dua hari sekali dalam sepekan, setiap Selasa dan Sabtu. Ia mengakui belum semua wilayah Kota Serang yang terjamah penyemprotan disinfektan karena luasnya wilayah dan terbatasnya peralatan dan bio disinfektan.

Ditanya mengenai beberapa kali penyemprotan disinfektan yang kemudian disusul dengan hujan deras, Subadri mengatakan hujan dalam Islam adalah berkah. Karena itu ia berpikiran positif hujan tidak akan menghilangkan efektivitas disinfektan  malah akan membuat disinfektan yang semula penyebarannya belum rata menjadi lebih rata. “Kita berpikir positif ajalah, ya,” katanya.

Dalam penyemprotan kemarin petugas menghabiskan dua mobil pemadam kebakaran kapasitas 6.500 liter air yang dicampur disinfektan. Sementara dari BPBD Kota Serang menghabiskan 1.000 liter disinfektan.

Kepala Damkar Kota Serang Uba Agus mengatakan bahwa selain perumahan Persada Banten, kemarin juga petugas menyemprotkan bio disinfektan ke kompleks Penancangan dan Bumi Agung Permai 1 dengan menerjunkan masing-masing dua unit tangki berisi 5.000 liter air yang dicampur dengan bio disinfektan. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook