Pemenang Lelang Pembangunan Gedung Sekda ditetapkan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 06 April 2020 - 18:30:14 WIB   |  dibaca: 374 kali
Pemenang Lelang Pembangunan Gedung Sekda ditetapkan

Ainul Gillang / Banten Raya SEGERA DILANJUTKAN: Proyek Gedung Setda enam lantai di Kawasan Kantor Walikota Cilegon tampak sepi aktivitas, Minggu (5/4). 

CILEGON, BANTEN RAYA - Pembangunan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) enam lantai di Kawasan Kantor Walikota Cilegon berlanjut pada tahun ini. Gedung yang rencananya akan digunakan oleh enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut pada tahun ini akan diguyur Rp 71,6 miliar. 

Pantauan Banten Raya, gedung yang dibangun oleh Pemkot Cilegon di kawasan Kantor Walikota Cilegon atau berhadap-hadapan dengan Gedung Dinas Komunikasi Informatika Sandi san Statistik (Diskominfo), saat terlihat belum ada pekerjaan. Bangunan yang berupa tembok masih ditutupi oleh seng yang mengelilingi bangunan. Tampak tidak ada aktvitas di dalam proyek. 

Berdasarkan data yang diperoleh dari lpse.cilegon.go.id, pemenang lelang yaitu PT Total Cakra Alam. Kontraktor tersebut menawar pekerjaan Rp 65,8 miliar. Total terdapat 63 kontraktor yang meminati megaproyek tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Ridwan mengatakan, Gedung Setda enam lantai akan kembali dibangun tahun ini. Jika pada tahun lalu sudah dibangun empat lantai, tahun ini akan kembali dibangun dua lantai lagi. "Tahun ini dianggarkan Rp 71,6 miliar," kata Ridwan kepada Banten Raya, Minggu (5/4). 

Dikatakan Ridwan, selain penambahan lantai, pembangunan juga akan dilakukan hingga penyelesaian tahap akhir, sehingga pada  2021 gedung tersebut sudah bisa digunakan oleh OPD yang saat ini masih mengontrak. "Pembangunan semuanya, sampai finishing. Lift juga dibangun tahun ini," tuturnya. 

Saat ini, kata Ridwan, pemenang lelang telah ditetapkan. Masa sanggah juga telah selesai. "Dalam waktu dekat ini akan segera dikerjakan," tuturnya. 

Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya pada DPUTR Kota Cilegon Mugni mengatakan, proyek tersebut merupakan salah satu dari megaproyek Pemkot Cilegon yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. Ia optimistis proyek tersebut akan selesai tepat waktu. "Mudah-mudahan bisa segerela dikerjakan dan selesai tepat waktu. Meskipun saat ini sedang ada wabah korona yang mengkhawatirkan. Tapi nanti kita meminta ke pengerja proyek untuk mematuhi SOP (Standar Operasional Prosedur) kesehatan, seperti pemakaian masker, APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga proyek, dan dipastikan yang bekerja adalah yang sehat," tuturnya. (gillang) 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook