Layanan Hemodialisa di RSU Berkah Siap beroperasi

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 09 April 2020 - 11:58:05 WIB   |  dibaca: 75 kali
Layanan Hemodialisa di RSU Berkah Siap beroperasi

DIUJI COBA : Tim Pernefri Korwil DKI Jakarta melakukan visitasi layanan hemodialisa RSU Berkah Kabupaten Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Rencana Rumah Sakit Umum (RSU) Berkah Kabupaten Pandeglang yang akan membuka layanan cuci darah atau hemodialisa bagi pasien segera terwujud. Hal ini setelah layanan itu dilakukan visitasi oleh Perkumpulan Nefrologi Indonesia (Pernefri) Korwil DKI Jakarta, Rabu (8/4).

Visitasi ini dipimpin oleh tim Pernefri dr Nuly Juariah. Dari hasil peninjauan, kata Nuly, unit hemodialisa milik RSU Berkah sudah layak untuk dibuka. Mengingat pihak rumah sakit sudah menyediakan ruangan hemodialisa, Sumber Daya Manusia (SDM) baik dokter penyakit dalam maupun dokter umum serta perawat yang mahir di bidang hemodialisa. "Melalui visitasi ini semoga pelayanan cuci darah di rumah sakit berjalan baik," katanya.

Kepala Bidang Penunjang Medis RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang dr Edwin Afrian mengharapkan, layanan cuci darah tersebut segera mendapat persetujuan dari Pernefri. "Semoga izin hemodialisa dari Pernefri secepatnya keluar, sehingga layanan itu bisa dibuka untuk pasien," harapnya.

Setelah mesin cuci darah beroperasi, Edwin meminta, dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik karena mesin tersebut sebagai terobosan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada pasien agar tidak lagi pergi keluar daerah ketika akan melakukan cuci darah. "Dengan hadirnya alat cuci darah masyarakat tidak perlu repot-repot lagi ke rumah sakit lain dan bisa datang ke sini (RSU-red)," pesannya.

Dia menjelaskan, disediakannya alat cuci darah dalam rangka mempermudah masyarakat yang akan membersihkan zat darah melalui proses penyaringan diluar tubuh. Sebab, hingga saat ini pasien yang akan melakukan kegiatan tersebut harus pergi keluar daerah. "Pasien cuci darah selama ini masih ke Serang. Nanti, dengan dioperasikan mesin ini pasien tidak lagi harus pergi ke sana, tapi cukup ke rumah sakit Berkah," jelasnya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook