Dewan Ubah Pola Kegiatan Reses

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 09 April 2020 - 12:02:45 WIB   |  dibaca: 72 kali
Dewan Ubah Pola Kegiatan Reses

RAPAT PIMPINAN: Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum memimpin rapat pimpinan (kedua dari kiri) terkait pelaksanaan reses di ruang kerjanya, Rabu (8/4).

SERANG, BANTEN RAYA – DPRD Kabupaten Serang tetap melanjutkan kegiatan reses masa persidangan kedua pada April ini. Namun reses yang dilakukan tidak dengan mengumpulkan massa, namun dengan cara melakukan pemantauan kegiatan yang dilaksanakan gugus tugas pencegahan penyebaran virus korona atau Covid-19 yang ada di desa-desa dan di kecamatan-kecamatan.

“Kami punya tanggungjawab kepada masyarakat dan DPRD melalui kegiatan resesnya harus hadir di tengah-tengah mereka untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga selama penyebaran korona ini berlangung. Reses harus dilaksanakan bulan April ini,” kata Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum saat ditemui di ruang kerjanya usai rapat pimpinan DPRD, Rabu (8/4).

Ia meminta anggota DPRD Kabupaten Serang yang akan melakukan reses dengan cara melakukan pemantauan kerja gugus tugas agar mencari data atau informasi terkait penyebaran virus korona secara faktual di lapangan. “Kemudian anggota dewan juga bisa melihat upaya-upaya Pemkab Serang sudah efektif atau belum dalam hal penanganan Covid-19,” ujarnya.

Politisi Golkar itu menjelaskan, kegiatan reses merupakan kewajiban anggota DPRD yang harus tetap dilaksanakan walaupun sebagian anggarannya telah dialihkan untuk penanganan Covid-19. “Reses adalah kewajiban kita sebagai anggota dewan. Makanya, harus tetap jalan namun polanya yang diubah. Dalam kondisi normal reses dilakukan dengan cara mengumpulkan masa  di satu titik,” tuturnya.

Ia menuturkan, penyerapan aspirasi tidak dilakukan dengan cara berdialog tapi melalui angket yang akan disebarkan ke masyarakat yang akan menjadi sasaran reses. “Mungkin untuk reses pada tahun persidangan kedua ini lebih diarahkan lebih pada edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan Covid-19. Sehingga masyarakat bsia memahami apa yang harus mereka lakukan,” paparnya.

Ulum berharap, walaupun reses tidak dilaksanakan seperti biasanya namun tidak menghilangkan subtansi dari reses itu sendiri. “Kalau dikatakan efektif atau tidak, dipastikan semua kegiatan dan pelayanan di masa-masa seperti ini tidak efektif,” katanya. (tanjung/fikri)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook