Terperosok, Pemancing Tewas Tenggelam

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 09 April 2020 - 12:06:00 WIB   |  dibaca: 108 kali
Terperosok, Pemancing Tewas Tenggelam

PENCARIAN: Tim SAR dibantu warga melakukan pencarian korban yang tenggelam di Sungai Cidurian, Selasa (7/4) malam.

SERANG, BANTEN RAYA- Aldi Mujaki (14), pemancing asal Kampung Cipaesoge, Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang tewas tenggelam di Sungai Cidurian, Selasa (7/4) malam sekitar pukul 22.30. Sebelum ditemukan tewas, korban terperosok saat hendak mencuci kaki di sekitar Jembatan Pegadingan Desa Jenggot, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.

Kepala Kantor Badan Search and Resque Nasional (Basarnas) Banten Muhammad Zaenal Arifin mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (7/4) sore sekitar pukul 18.30. Saat itu, korban bersama dua temannya Dede Noval (13), dan Dedi (13) hendak pulang, setelah memancing di sekitar sungai Cidurian. "Sebelum pulang ke rumah, korban atas nama Aldi hendak mencuci kaki di sungai. Kemudian, korban terpeleset dan langsung tenggelam," katanya kepada Banten Raya, Rabu (8/4).

Zaenal menambahkan, lokasi hanyutnya remaja tanggung tersebut tidak jauh dari Pondok Pesantren Syekh Nawawi Al-Bantani, yang dikelola oleh keluarga besar Wapres KH Ma'ruf Amin, atau berbatasan antara Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. "Warga mengetahui korban tenggelam, setelah kedua temannya berteriak meminta bantuan," tambahnya.

Zaenal mengungkapkan, tim Basarnas tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Dalam pencarian itu, pihaknya mengerahkan perahu karet dan peralatan SAR khusus air. "Meski malam, kita tetap berusaha mencari korban," ungkapnya.

Zaenal menjelaskan, setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam, anak dari pasangan suami istri Mukti dan Janah itu akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR dan warga. Namun kondisi korban sudah tidak bernyawa. "Korban ditemukan sudah meninggal dunia tak jauh dari lokasi," jelasnya.

Zaenal menegaskan korban selanjutnya langsung dibawa ke rumah duka di Kampung Cipaesoge, Desa Talok, Kecamatan Kresek. Atas temuan tersebut, operasi pencarian berakhir dan anggota kembali ke Kantor Basarnas. "Korban langsung dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulans," tegasnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook