Satu Warga Kota Serang Positif Korona

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 09 April 2020 - 12:18:46 WIB   |  dibaca: 252 kali
Satu Warga Kota Serang Positif Korona

SERANG, BANTEN RAYA- Satu orang warga Kota Serang terkonfirmasi positif mengidap Covid-19 alias korona. Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas, yang bersangkutan berprofesi sebagai pekerja toko bangunan.“Yang bersangkutan merupakan warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, berusia 42 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Saat ini kondisinya baik dan dalam perawatan di RSU Banten,” ujar Hari, Rabu (8/4).

Hari mengimbau masyarakat Kota Serang tetap tenang meski ada satu warganya yang positif korona karena yang bersangkutan sudah ditangani dengan baik oleh tenaga medis. Mengenai riwayat ke mana saja warga ini bepergian sebelum tertular, Hari mengatakan informasi ini akan ditelusuri oleh petugas kesehatan. “Tentu ini akan di-tracking oleh petugas surveilence dari Dinas Kesehatan Kota Serang,” kata Hari.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang M Ikbal mengatakan bahwa warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya pernah datang ke Puskesmas Unyur dan menunjukkan gejala Covid-19 dengan keluhan batuk dan gangguan pernapasan.

Setelah itu yang bersangkutan memeriksakan diri ke RS Budi Asih dan sempat dirawat beberapa hari di sana. Namun karena gejala yang diderita mengarah pada Covid-19, warga tersebut akhirnya dirujuk ke RSUD Banten dan masuk ke rumah sakit tersebut pada 29 Maret 2020.“Hasil tesnya keluar hari ini (kemarin) dan positif Covid-19,” kata Ikbal.

Ikbal menyatakan bahwa hari ini petugas surveilans akan melacak dengan siapa saja pasien ini pernah melakukan kontak dan akan memeriksa semua yang telah melakukan kontak. Bila memungkinkan ada pembatasan skala lokal di Kelurahan Unyur. Dengan pembatasan ini, maka langkah-langkah dapat diupayakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.“Saya sudah kumpulkan semua puskesmas di Kecamatan Serang supaya melakukan langkah-langkah setelah adanya satu orang positif ini,” kata Ikbal.

Ikbal mengungkapkan, karena warga yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan pekerja toko bangunan, bisa saja yang bersangkutan tertular dari pemilik toko yang bepergian dari daerah yang merupakan zona merah korona. Karena itu, untuk memperjelas masalah ini maka petugas surveilans akan memeriksa dan memastikan informasi sejelas-jelasnya agar tidak ada lagi penularan Covid-19.

PDP TERSISA SATU
Sementara itu diketahui bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang tersisa satu orang. PDP yang masih dirawat tersebut merupakan PDP 15 yang berasal dari Kabupaten Serang. Sedangkan untuk yang dua orang PDP lagi sudah dipulangkan karena hasil rapid tesnya nagatif. Kemudian untuk satu PDP lagi dirujuk ke RS Banten.

Humas RSDP Serang Khoirul Anam mengatakan, saat ini PDP yang masih dirawat di RSDP Serang hanya tersisa satu orang, setelah sebelumnya pada Selasa (7/4) RSDP merawat empat PDP. “Sekarang tinggal 1 PDP, yang dua orang PDP pulang dengan rapid test negatif. Kemudian satu PDP lagi di rujuk ke RS Banten,” kata Anam, Rabu (8/4).

Anam menjelaskan, adanya PDP yang dirujuk ke RS Banten tersebut RS Banten telah menjadi RS khusus Covid-19, sedangkan pasien-pasien BPJS dari RS Banten dialihkan ke RSDP Serang. “Jadi saling kerjasama penanganan pasien saja,” ujarnya. (tohir/tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook