Gantole Tetap Berlatih Demi Prestasi 

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 10 April 2020 - 20:10:46 WIB   |  dibaca: 82 kali
Gantole Tetap Berlatih Demi Prestasi 

TETAP LATIHAN : Atlet gantole Banten tetap berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi PON Papua yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Walaupun berlatih namun mereka tetap menjaga kesehatan agar tidak tertular virus korona.

SERANG, BANTEN RAYA - Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua, cabang olahraga (cabor) gantole terus melakukan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) seperti biasanya di tengah-tengah pandemi virus korona. Hal itu disampaikan Asisten Pelatih sekaligus atlet Gantole Banten Enoh Aji kepada awak media. 

Kata dia, pihaknya tidak meliburkan atletnya, karena tempat berlatihnya tidak menggunakan fasilitas umum dan tidak mengundang keramaian. "Jika kami meliburkan diri dan mengambil opsi berlatih di rumah, agak bingung berlatih seperti apa untuk cabor gantole ini. Gantole mah harus berlatih di lapangan, tidak bisa seperti cabor lainnya. Ibaratnya, masa main layangan di rumah," bebernya.

Kendati demikian, pihaknya juga senantiasa waspada atas pandemi virus asal China ini, dan saling mengingatkan agar selalu menjaga kebersihan tempat berlatih. "Tidak bermaksud menyepelekan, dan kami juga selalu waspada dan selalu menjaga kesehatan untuk meningkatkan imun tubuh," ucap Enoh.

Ditambah, alat dan lokasi yang digunakan untuk berlatih selalu dijaga, terutama soal alat latihan tidak sembarangan orang bisa gunakan. "Yang kami tahu kan penyebaran virus korona ini melalui objek tertentu. Kami meyakini alat latihan kami selalu terjaga, dan lokasi latihan juga jauh dari keramaian. Kami biasa berlatih di lapangan Gorda Cikande, Kabupaten Serang," jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya selalu membiasakan diri berlatih terbang di segala kondisi cuaca udara. "Sehingga, ketajaman ketika berlaga nanti dapat teruji," sambung dia.

Kini, tahap Pelatda PON gantole mulai April hingga Juni ini sudah masuk tahap persiapan khusus. Pada tahap ini, atlet terus ditempa soal ketepatan, kecepatan, dan mampu mambaca kondisi cuaca. "Soal cuaca, sering kali berubah-ubah. Jadi atlet harus lebih cermat membaca kondisi cuaca ini," ujarnya. (basyar)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook