Maling HP Ditangkap Saat COD

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 13 April 2020 - 12:18:25 WIB   |  dibaca: 958 kali
Maling HP Ditangkap Saat COD

AKHIRNYA TERTANGKAP: Kapolsek Curug AKP Shilton mendata pelaku yang ditahan di Mapolsek Curug, Minggu (12/4).

SERANG, BANTEN RAYA- SU (53), warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang ditangkap anggota Reskrim Polsek Curug saat hendak menjual hanphone (HP) curian milik guru, warga Kelurahan Curug, Kecamatan Curug, Kota Serang.

Kapolsek Curuh AKP Shilton mengatakan, penangkapan pelaku pencurian itu merupakan hasil laporan Ibad Solehah (34) yang telah kehilangan satu unit HP di rumahnya pada Maret 2020."Korban ini seorang guru. Pelaku diduga masuk ke rumah korban saat penghuni rumah sedang tidur. Saat itu HP korban tergeletak di atas tempat tidur," katanya kepada Banten Raya, Minggu (12/4).

Shilton menambahkan, pelaku diamankan pada Kamis (9/4) lalu, saat pelaku hendak menjual HP korban melalui media sosial. Mengetahui adanya penjualan HP murah, anggota Polsek Cipocok berpura-pura hendak membeli HP dengan cara cash and delevery (COD)."Setelah waktu dan tempat ditentukan, anggota unit Reskrim Brigpol Lambang Budi melakukan penyamaran untuk membeli HP tersebut, sedangkan personil lainnya melakukan pengintaian. Setelah menerima HP, petugas langsung mengamankan pelaku," tambahnya.

Shilton mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan di Mapolsek Curug, SU mengakui jika HP tersebut merupakan HP curian yang diambil pelaku pada Maret 2020 lalu sekitar pukul 04.00. "Setelah kita bawa dan periksa, pelaku akhirnya mengakui jika HP itu dia ambil dari rumah korban, dengan cara mencongkel jendela rumah dan masuk kedalam kamar korban mengambil hp yang tergeletak di samping korban yang sedang tidur," ungkapnya.

Shilton menegaskan dari data yang dimiliki Polsek Curug, SU juga diketahui merupakan residivis yang pernah ditangkap petugas Polsek Cipocok Jaya dalam kasus pencurian dan diganjar kurungan di Rutan Serang dan baru bebas beberapa bulan lalu. "Tersangka pernah ditahan di Rutan Serang selama 2 tahun juga dalam kasus pencurian dan bebas pada Oktober lalu," tegasnya.

Dalam kasus ini, pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. "Kami akan terus kembangkan, karena pelaku merupakan residivis," ujarnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook