Maling Ngaku Petugas PLN, Bonyok Dihajar Warga

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 13 April 2020 - 12:20:40 WIB   |  dibaca: 1015 kali
Maling Ngaku Petugas PLN, Bonyok Dihajar Warga

RASAIN DEH : Pelaku babak belur dihajar warga setelah ketahuan mencuri HP dan laptop di Lingkungan Kubang, RT 01/12 Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (10/4).

SERANG, BANTEN RAYA- Diki (32) warga Desa Cibugel Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang pencuri bermodus pura-pura menjadi petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) babak belum dihajar warga, Jumat (10/4). Pelaku kepergok saat mencuri laptop milik warga Jalan KM Idris,  Lingkungan Kubang, RT 01/12 Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Kapolsek Serang Kompol Hadi Sucipto mengatakan, sebelum melakukan kejahatan, pelaku datang berpura-pura sebagai teknisi PLN, dengan bermodalkan 1 buah obeng, pelaku mengecek kilometer di rumah korban yang diketahui bernama Uki (16) tersebut."Pelaku menggunakan motor beat. Datang ke rumah korban, pelaku berpura-pura sebagai petugas PLN yang mengecek listrik," katanya kepada Banten Raya Minggu (12/4).

Hadi menambahkan, untuk melancarkan aksinya, pria yang baru bebas dari penjara tersebut meminta korban untuk mematikan saklar listrik. Ketika gelap, pelaku dengan leluasa masuk ke rumah korban dan mengambil satu unit laptop merk Acer dan satu unit handphone merk Xiaomi Redmi 6 warna hitam."Setelah mengambil barang korban, pelaku berusaha melarikan diri. Tapi korban mengetahuinya dan langsung meneriaki pelaku," tambahnya.

Khawatir warga datang membantu korban, pelaku langsung mencekik korban dan menusuk kepala korban menggunakan obeng yang digunakan untuk mengecek listrik. "Korban masih tetap berusaha melawan dan berteriak minta tolong. Pelaku akhirnya keluar berusaha melarikan diri," ungkapnya.

Hadi menambahkan, mengetahui adanya suara teriakan minta tolong, warga langsung berdatangan menolong korban dan menangkap pelaku. Melihat korban bercucuran darah, tanpa rasa ampun warga akhirnya menghakimi pelaku. "Setelah sempat diamuk warga, selang beberapa menit anggota kami bisa meredam kemarahan warga, dan membawa pelaku ke sini (Mapolsek Serang)," tambahnya.

Hadi menegaskan, dalam kasus ini pelaku yang memiliki badan penuh dengan tato tersebut akan dijerat dengan pasal 365 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Pelaku juga merupakan residivis kasus narkoba dan pernah ditangkap di Jawa Barat. "Masih kita periksa, barang bukti yang kita amankan, laptop, HP dan motor pelaku," tegasnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook