Masih Ada Kerumunan, Polisi Siapkan Tiga Anjing Galak

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 April 2020 - 19:14:35 WIB   |  dibaca: 186 kali
Masih Ada Kerumunan, Polisi Siapkan Tiga Anjing Galak

Ainul Gillang / Banten Raya Petugas Satpol PP Kota Cilegon saat membubarkan massa yang berkerumun di beberapa titik di Kota Cilegon, Senin (13/4) malam.

CILEGON, BANTEN RAYA - Polres Cilegon menyiapkan tiga anjing pelacak K9 untuk membubarkan kerumunan massa yang masih marak terjadi, ditengah maraknya ppenyebaran virus korona.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, saat ini masih banyak ditemukan kerumunan massa untuk aktivitas yang tidak penting. Hasil patroli dari Polren Cilegon, Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dan Kodim 0623 Cilegon, masih ditemukan beberapa kerumunan. "Kita menyiapkan anjing pelacak jenis K9 untuk membubarkan massa," kata Yudhis ditemui usai Rapat Evaluasi Penanganan Covid-19 di aula Setda Kota Cilegon, Selasa (14/4).

Yudhis mengatakan, anjing pelacak tersebut akan dibawa patroli ke tempat-tempat yang menjadi titik kerumunan massa. "Jadi ketika diimbau dengan dengan santun masih membandel, nanti biarkan anjing untuk nakut-nakutin kerumunan biar pada bubar. Kita lakukan cara persuasif terlebih dahulu dengan sosialisasi," ucapnya.

Ia menambahkan, tiga ekor anjing beserta pawangnya sudah disiapkan untuk ikut dalam patroli membubarkan kerumunan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus korona. "Biasanya warga akan takut ketika anjing menggonggong, atau takut karena najis, atau juga takut digigit," ucapnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Peraturan Daerah (Perda) Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon Sofan Maksudi mengatakan, saat ini memang ditemukan masih banyak orang berkerumun untuk tujuan yang tidak jelas. Pihaknya telah memetakan titik-titik yang rawan orang berkerumun.  "Ada beberapa titik yang masih banyak orang berkerumun seperti JLS (Jalan Lingkar Selatan) sekitar kilometer 0 sampai kilometer 2. Di JLS sekitar Ciwandan, RTH (Ruang Terbuka Hijau) setiap kecamatan, itu masih banyak orang sekedar ngopi-ngopi bergerombol," ujarnya.

Sofan menjelaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli untuk membubarkan kerumunan massa. Selain itu, pihaknya juga memantau operasional minimarket yang dibatasi sampai pukul 20.00 WIB. "Kalau orang-orang yang berkerumun masih banyak ditemui sekitar pukul 20.00 sampai 23.00," tutupnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook