ASN Minta Penangguhan Pembayaran Bank

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 April 2020 - 19:19:06 WIB   |  dibaca: 484 kali
ASN Minta Penangguhan Pembayaran Bank

Net Ilustrasi

CILEGON, BANTEN RAYA – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cilegon meminta adanya kebijakan penangguhan pembayaran hutang selama tiga bulan ke Bank Jabar Banten (bjb), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri dan Koperasi Pemkot Cilegon. Abdi negara itu mengaku menjadi salah satu elemen masyarakat yang terdampak virus korona.

Staf pelaksana pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon Mahdi mengungkapkan, sebagian besar tunjangan daerah (Tunda) dan gaji yang diterima sudah dipotong oleh pihak bank, baik bank milik BUMD atau BUMN dan Koperasi Pemkot Cilegon. Oleh karena itu, ia berharap ada kebijakan penangguhan oleh bank. “Saya dari beberapa perwakilan (ASN) ingin dibantu dalam kondisi wabah korona ini. Sebab semua terdampak, termasuk ASN,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/4).

Mahdi berharap, apa yang menjadi keinginan ASN bisa didengar oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi, sehingga ada kebijakan untuk mendorong pihak bank menangguhkan pemotongan utang untuk tiga bulan kedepan. “Kami minta pak wali bia mendorong, sehingga (pembayaran pinjaman) bisa ditangguhkan untuk keperluan kebutuhan yang lebih mendesak,” jelasnya.

Mahdi juga berharap walikota memberikan jatah bekerja di rumah atau bergiliran kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bekerja di lapangan untuk penanganan virus korona, sehingga hal itu ada rasa keadilan. “Kan memang ada dinas, seperti BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Dinas Kesehatan masuk terus. Kami harap juga ada jatah untuk bisa bekerja di rumah,” paparnya.

ASN lainnya, Hidayatullah juga mengatakan, dalam kondisi saat ini, beban ekonomi para pegawai cukup berat karena sebagian besar tunjangan dan gaji dipotong oleh bank untuk membayar cicilan pinjaman.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Tuna Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota  Sosial ini berharap ada kebijakan yang mendorong keringanan cicilan pada bank, sehingga bisa membantu pegawai secara ekonomi. “Sebagian besar sudah dipotong (gaji dan tunjangan). Belum lagi banyak cicilan lainnya. Kami harap dengan keringanan ini bisa membantu kami,” paparnya.

Hal senada disampaikan Staf SatPol PP Cilegon lainnya Iwan, yang berharap ada penangguhan pemotongan pembayaran cicilan oleh bank. Kalau tidak tiga bulan, 1 bulan atau cicilan diperingan juga membantu kesulitan ekonomi pegawai. Di tengah merebaknya virus korona, kata dia, kebutuhan ekonomi keluarganya cukup banyak. “Satu bulan minimal bisa diberikan atau diringankan potongannya. Ini agar sama-sama (Dibantu) juga ditengah pandemi virus korona,” pungkasnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook