Bappeda Lakukan Penilaian Penghargaan DPWKel

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 15 April 2020 - 19:23:50 WIB   |  dibaca: 226 kali
Bappeda Lakukan Penilaian Penghargaan DPWKel

Uri/Banten Raya PENILAIAN LOMBA : Para juri Penghargaan DPWKel saat menyimak ekspose salah satu kelurahan di Aula Bappeda Kota Cilegon, Selasa (14/4).

CILEGON, BANTEN RAYA – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon melakukan penilaian kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan kelurahan dalam Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) Award. Dalam penilaian yang dilakukan sejak Senin dan Selasa (13-14/4) itu, akan dipilih empat nominasi Pokmas dan kelurahan terbaik untuk masuk penilaian berikutnya cek fisik atau tinjauan lapangan oleh tim penilai.

Kasubid Data dan Informasi Bappeda Kota Cilegon Hendra menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penilaian kepada delapan Pokmas dan delapan kelurahan yang menjadi perwakilan juara di masing-masing tingkat kecamatan. Para juara tersebut melakukan ekspos untuk dipilih empat nominasi dengan melakukan penilaian cek fisik lapangan. Nantinya akan ada tiga besar yang diambil dari masing-masing lomba.

“Sekarang ini pada Senin 8 Pokmas dan sekarang (kemarin) itu 8 kelurahan yang menjadi perwakilan masing-masing juara kecamatan. Nanti akan dipilih menjadi 4 untuk penilaian berikutnya,” katanya kepada Banten Raya.

Hendra menjelaskan, adanya lomba penghargaan DPWKel tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada kelurahan dan Pokmas yang sudah berjalan selama tiga tahun.

Sementara untuk penilaian, yakni penilaian kelurahan berupa aspek tata kelola pembangunan, pelayanan  dasar, pelayanan pemerintahan dan inovasi. Sementara penilaian untuk Pokmas, yakni inovasi dan kinerja infrastruktur. “Tentunya dengan lomba ini Walikota Cilegon ingin memberikan apresiasi kepada kelurahan dan pokmas soal kinerja dan inovasi yang dilakukan dalam program DPWKel,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat pada Dinas Sosial Kota Cilegon Cm Dien Ras mengungkapkan, aspek manfaat yang jelas dirasakan oleh program DPWKel yang menjadi penilaian. Sebab, nilai manfaat menjadi sangat penting untuk pembangunan sumber daya manusia dan juga infrstruktur, sehingga apa yang di nilai menjadi penting.

“Pemberdayaan ini terkadang menjadi luput, padahal ini menjadi penting untuk ukuran program itu punya nilai manfaat jangka panjang atau tidak di masyarakat,” ungkapnya.

Disisi lain, papar Dien Ras, pihaknya juga menilai jika program berbeda dengan program yang ada dalam hal inovasinya. Misalnya pelayanan ada yang berbeda atau nilai lebih dibandingkan program pelayanan yag standar seperi yang sudah biasa diberikan.

“Kami nilai juga jika ada inovasi program yang bisa dikerjakan. Artinya tidak standar seperi yang ada, baik dalam hal pelayanan atau pemberdayaan,” pungkasnya. (uri)  

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook