Pekan Depan, Anggaran Warga Terdampak Korona Cair

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Minggu, 19 April 2020 - 19:33:02 WIB   |  dibaca: 51 kali
Pekan Depan, Anggaran Warga Terdampak Korona Cair

URI MASYHURI/BANTEN RAYA SAMPAIKAN KETERANGAN  : Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 memberikan keterangan pers, Jumat (17/4).

CILEGON, BANTEN RAYA – Pemkot Cilegon melalui Gugus Tugas Percepatan Penganan Penyebaran Covid-19 Kota Cilegon menargetkan pencairan anggaran penanganan virus korona dilakukan pekan depan. Anggran tersebut termasuk untuk bantuan warga terdampak. 

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penganan Penyebaran Covid-19 Kota Cilegon yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Dikominfo) Ahmad Azis Setia Ade dalam konfrensi pers usai disahkannya refocusing  anggaran yang diajukan oleh Kemendagri dalam rapat telekonfrensi di Ruang Rapat Walikota Cilegon, Jumat (17/4).

Azis menjelaskan, pemkot sudah mendapat rekomendasi dan diharapkan pada pekan depan setelah diekspose dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon bisa langsung direalisasikan penggunaan anggarannya. “Satu lagi kami akan ekspose dengan kejaksaan Senin (pekan depan), kalau sudah selesai maka tinggal dilaksanakan penggunaanya,” katanya.

Azis menambahkan, besaran anggaran tidak mengalami perubahan yaitu sebesar Rp29,1 miliar, diantaranya untuk penanganan kesehatan sebesar Rp11,7 miliar, penanganan dampak ekonomi sebesar Rp3,7 miliar, dan penyediaan jaringan pengaman sosial sebesar Rp13,7 miliar. “Tidak berubah sesuai yang sudah diajukan pada 8 April kemarin, semoga sesuai target bisa digunakan pekan depan,” imbuhnya.

Sementara itu untuk data sebaran virus korona di Kota Cilegon, terjadi penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 6 orang dari 414 menjadi 420 orang, dan ODP sembuh naik 18 dari 325 menjadi 343. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap 12 orang, dengan PDP meninggal sebanyak 7, dan sembuh sebanyak 4. “Ada peningkatan untuk ODP sebanyak 6 orang dan PDP tetap,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi memastikan, penggunaan anggaran penanganan korona akan dilakukan secara transparan. Sebab, semua pihak juga terlibat didalamnya.
“Kami pastikan bisa dipertanggungjawabkan dan transparan. Ini sudah melibatkan kejaksaan dan kepolisian,” pungkasnya. (uri)


Penggunaan                                               Jumlah
-Penanganan kesehatan                              Rp11,7 miliar
-Penanganan dampak ekonomi                   Rp3,7 miliar
-Jaringan pengaman sosial                          Rp13,7 miliar
Total                                                             Rp29,1 miliar

 

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook