Rumah di Munjul Rusak Akibat Puting Beliung

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Minggu, 19 April 2020 - 20:48:38 WIB   |  dibaca: 93 kali
Rumah di Munjul Rusak Akibat Puting Beliung

MUhaemin/Banten Raya - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang memotong pohon yang tumbang setelah dihantam angin puting beliung.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Munjul, Kamis (16/4) sekitar pukul 15.30.  Kencangnya tiupan angin ini membuat ratusan pohon besar tumbang dan 121 rumah tercatat mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan yang tersebar di tiga desa yakni Desa Gunungbatu, Panacaran, dan Munjul.

Sekretaris Desa Gunungbatu Ibnu, mengatakan, puting beliung datang disertai dengan hujan yang tidak begitu lebat. “Awalnya hujan rintik-rintik dan cuaca gelap. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh ternyata angin kencang menerjang pohon. Angin memang tidak lama tapi banyak pohon yang tumbang dan beberapa rumah warga rusak,” kata Sekdes Gunung Batu, Ibnu, Jumat (17/4).

Menurut Ibnu tidak ada korban jiwa dalam musibah ini namun tercatat ada 64 rumah yang rusak. “Ada 48 rusak berat, 10 rusak ringan dan 6 rusak ringan. Saat ini kami gotong royong membersihkan batang pohon dan mendirikan rumah warga,” kata Ibnu.

Beni Madsira, Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang, membenarkan puting beliung telah melanda tiga desa di Kecamatan Munjul. “Kami sedang melakukan pendataan. Totalnya ada 121 rumah dari tiga desa yang rusak,” kata Beni.

Dikatakan Beni, pihaknya bersama warga masih melakukan evakuasi barang-barang rumah tangga dari rumah yang rusak. Jika sudah bersih kata Beni warga akan kembali membangun rumah. “Diharapkan ada bantuan kepada warga baik sandang maupun pangan karena bencana ini menyebabkan warga kehilangan semuanya,” harapnya. (muhaemin)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook