Dewan Dorong Lelang Jabatan Direktur RSUD

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 20 April 2020 - 20:40:12 WIB   |  dibaca: 185 kali
Dewan Dorong Lelang Jabatan Direktur RSUD

Net/Ilustrasi

CILEGON, BANTEN RAYA - Jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon saat ini dijabat Arriadna sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Ariaddna yang juga merangkap sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, juga akan memasuki masa pensiun pada Mei 2020.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Aam Amarulloh mengatakan, lelang jabatan secara terbuka untuk pengisian dua jabatan tersebut juga dinilai bisa dilakukan. Sebab, Pemilihan Walikota (Pilwakot) Cilegon diundur pada Desember 2020. "Aturannya tidak boleh mutasi rotasi serta lelang jabatan enam bulan sebelum Pilkada. Artinya kalau Pilkada Desember dua bulan ini masih bisa dilakukan," tuturnya. 

Aturan larangan melakukan mutasi dan rotasi enam bulan sebelum Pilwalkot tertuang dalam pasal 71 ayat (2) Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016. Aam menjelaskan, jabatan Direktur RSUD Cilegon yang saat ini masih diisi oleh Plt alangkah lebih baiknya untuk didefinitifkan. Alasannya, saat ini RSUD Cilegon dihadapkan dengan ancaman wabah korona. Jabatan Direktur RSUD Cilegon dan Dinkes Kota Cilegon harus diisi oleh sosok yang menguasai permasalahan kesehatan. "Untuk penanganan korona di RSUD Cilegon bisa maksimal lagi terkait administrasi dan lainnya," kata Aam dihilubungi Banten Raya melalui sambungan telepon, Minggu (19/4). 

Aam mengatakan, meski RSUD Cilegon bukan tempat rujukan pasien positif korona, tetapi penanganan awal pasien yang memiliki gejala seperti korona bisa saja dilayani oleh RSUD Cilegon. Begitu juga dengan Dinkes Kota Cilegon, di mana pucuk pimpinannya sebentar lagi memasuki masa pensiun. "Penanganan wabah korona ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Sehingga, pejabat yang benar-benar mengerti permasalahan teknis kesehatan dibutuhkan untuk dua jabatan tersebut," kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. 

Selain jabatan Direktur RSUD Cilegon yang saat ini kosong, ada juga jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang juga masih dijabat oleh Plt.

Menanggapi hal itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk pelaksanaan lelang jabatan yang saat ini masih dijabat Plt. "Nanti saya perintahkan BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan) untuk konsultasi ke Kemendagri," kata Edi singkat. (gillang)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook