BNI Kampanyekan Beli Produk UMKM dari Rumah Aja

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Senin, 20 April 2020 - 20:57:31 WIB   |  dibaca: 115 kali
BNI Kampanyekan Beli Produk UMKM dari Rumah Aja

Dok. Banten Raya - LAYANAN PRIMA : Pegawai BNI menyerahkan uang tunai kepada nasabah usai melakukan transaksi perbankan

CILEGON, BANTEN RAYA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengajak mitra-mitra binaannya yang tergabung dalam Rumah Kreatif BUMN (RKB) memanfaatkan jaringan online (daring). Hal itu guna memaksimalkan pemasaran produk-produknya melalui Program Belanja Produk Lokal dari Rumah Saja.

BNI bersama mitra UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) Rumah Kreatif BUMN melakukan inisiasi pemasaran daring produk-produk UMKM anggota RKB dengan kampanye #UntukUMKMIndonesia.

Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) BNI Tambok P Setyawati mengatakan, dengan membeli produk UMKM dari RKB BNI ini, secara tidak langsung masyarakat turut membantu pelaku usaha rumahan agar tetap bertahan dengan bisnisnya di tengah pandemi Covid-19.

“Jika usaha berjalan, tentunya akan menahan laju pemutusan hubungan kerja (PHK), dan dapat menekan potensi gangguan sosial di masyarakat,” ujarnya dalam keterangan persnya, Sabtu (18/4).

Menurutnya di tengah wabah Covid-19 ini, pemasaran daring dengan memaksimalkan teknologi merupakan salah satu strategi untuk tetap bertahan bagi UMKM. “Hal ini sejalan dengan misi RKB untuk menjadi wadah bagi UMKM dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha dengan cara Go Modern, Go Digital dan Go Online,” katanya.

Melalui Program #UntukUMKMIndonesia, BNI telah memfasilitasi kurasi produk UMKM mitra RKB dari berbagai kota di Indonesia. Kurasi ini bertujuan untuk memudahkan para Sobat RKB, sebutan bagi pelanggan tetap mitra binaan tersebut, agar dapat memenuhi kebutuhannya tanpa harus keluar rumah. Yakni melalui 3 langkah mudah yaitu Pesan, Bayar, Antar.

Masyarakat dapat melakuan pemesanan produk-produk unggulan UMKM dengan mengakses official instagram @RKB.BNI dan 14 akun media social RKB binaan BNI yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Melalui social media ini, produk-produk UMKM yang telah dikurasi oleh pengurus RKB ditampilkan beserta nomor kontak UMKM agar pembeli dapat langsung berkomunikasi dengan pelaku UMKM.

Setelah memilih produk UMKM sesuai dengan kebutuhan dan melakukan pembayaran maka produk UMKM akan dikirimkan melalui jasa pengiriman yang telah disepakati. “Untuk menstimulus program ini, BNI memberikan doorprize THR (tunjangan hari raya) Lebaran berupa voucher top up Link Aja dengan total 10 juta rupiah bagi 20 pembeli dan penjual yang melakukan transaksi menggunakan nomor rekening BNI,” jelasnya.

Selain memaksimalkan pemasaran online produk UMKM, ditengah wabah Covid -19 BNI bersama Himpunan Bank Negara (Himbara) juga berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam menjalankan skema restrukturisasi bagi debitur UMKM sesuai dengan peraturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) tentang Stimulus Perekonomian Nasional.

RKB BNI juga aktif memproduksi kebutuhan masyarakat dan tenaga medis di tengah wabah corona seperti masker, handsanitzer, baju pelindung tenaga medis atau hazmat seperti RKB Bantaeng di Sulawesi Selatan, RKB Banjar Baru di Kalimantan Selatan, RKB Cilacap di Jawa Tengah, RKB Padang di Sumatera Barat dan kota lainnya.

Hingga kini, BNI membina 44 RKB di Indonesia. Ribuan UMKM aktif mengembangkan diri di RKB-RKB tersebut. Program-program pelatihan untuk mendorong UMKM Naik Kelas menjadi kegiatan regular RKB BNI. Seperti pelatihan pengenalan dasar tentang pentingnya pengembangan pasar secara daring, cara mendaftar di marketplace, pengemasan produk, manajemen keuangan hingga fotografi produk.

BNI juga aktif membantu pembiayaan UKM dengan program KUR (kredit usaha rakyat) hingga membawa UKM-UKM ke pameran-pameran tingkat nasional dan internasional. “RKB Binaan BNI yang semakin gencar dengan program Go Online di masa pandemi Covid-19 ini berlokasi di 50 Kota, Katingan, Bengkulu, Pontianak, Padang, Tabalong, Tegal, Banjarbaru, Ternate, Way Kanan, Cilacap, Karimun, Bekasi, Banyuwangi, Pontianak, Sleman, Banjar Baru, hingga Bantaeng di Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (*/ismet)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook